Ekonomi

Teten Apresiasi Platform NTB Mall Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

Hal ini pula yang menurut Menteri Teten menjadi daya tarik investor. Apalagi NTB sebentar lagi akan menggelar event Internasional MotoGP Mandalika 2022, yang menjadi peluang bagi produk unggulan NTB untuk menarik market yang lebih besar lagi.

“Event MotoGP akan dimanfaatkan supaya produk UMKM ini bisa punya kesempatan masuk ke pasar global. Sehingga mulai dikenal masyarakat luar, dan market dunia,” sebut MenKopUKM.

Untuk itu Provinsi NTB dan KemenKopUM harus melakukan kurasi dengan baik, serta analisis market yang potensial. Terutama berdasarkan pengalaman penyelenggaraan MotoGP sebelumnya di Sepang, Malaysia.

“Tentu untuk MotoGP harus sesuai produk dengan potensi marketnya. Selain itu kita targetkan Februari 2022 e-katalog untuk tamu MotoGP sudah siap dan diedarkan. Mulai dari produk kuliner, kriya, fesyen dan produk wisata sudah bisa diakses para penonton dan tamu dari luar negeri yang ditaksir mencapai 100 ribu orang,” yakin Menteri Teten.

Kesiapan UMKM dari segi desain, branding dan packaging yang menarik, termasuk dukungan pembiayaan dari pemerintah yang telah tersedia untuk segera dimanfaatkan.

“Misalnya NTB Mall punya mitra sebagai offtaker bisa masuk kepada KUR Klaster hingga Rp 500 juta dengan bunga 3 persen hingga Juni 2022, sehingga mempermudah UMKM mengembangkan usahanya. Selanjutnya juga percepatan NIB (Nomor Induk Berusaha) supaya bisa memiliki sertifikat dan lainnya. Jika ada potensial usaha yang lebih besar segera didampingi,” pinta Teten.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan NTB Fathurrahman menambahkan, produk UMKM NTB Mall yang paling banyak diminati pasar luar negeri adalah produk kerajinan anyaman lokal dari tanaman sejenis rotan bernama ‘ketak.’

Kerajinan ketak tersebut berhasil menembus pasar Eropa dan Uni Emirates Arab (UEA) sebanyak 38 ribu produk pada November 2021 senilai 9 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp128,6 miliar. Sehingga tercatat ekspor NTB mencapai 374 juta dolar AS atau sekitar Rp5,34 triliun sepanjang 2021. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button