Ekonomi

Emas Melemah Akibat Kenaikan Suku Bunga Fed

Dana Fed berjangka telah memperkirakan hampir 90 persen peluang kenaikan suku bunga pada Maret dan peluang lebih dari 90 persen untuk kenaikan suku bunga lagi pada Juni.

“Jika data inflasi sedikit lebih panas dari yang diperkirakan, ini hanya akan mengkonfirmasi ekspektasi orang (pengetatan agresif dari Fed). Anda mungkin melihat sedikit penurunan dalam imbal hasil riil, dan itu akan menjadi positif bagi emas,” kata Frappell.

Data inflasi AS akan dirilis pekan ini, dengan Indeks Harga Konsume (IHK) inti Desember diperkirakan naik 5,4 persen secara tahunan setelah naik 4,9 persen di bulan sebelumnya.

Di pasar spot, emas mungkin menguji resistensi di 1.801 dolar AS per ounce, penembusan di atas level tersebut dapat menyebabkan kenaikan ke kisaran 1.815 dolar AS hingga 1.830 dolar AS, menurut analis teknis Reuters Wang Tao.

Loga mulia lainnya di pasar spot, perak melemah 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 22,27 dolar AS per ounce, platinum turun 0,4 persen menjadi diperdagangkan di 951,34 dolar AS per ounce, dan paladium turun 0,5 persen menjadi diperdagangkan di 1.923,54 dolar AS per ounce. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button