Ekonomi

Utomo SolaRUV Garap Peluang Panen Setrum melalui PLTS Atap

Bukan hanya konsumen PLTS Atap saja. Tanda SNI juga memberi angin segar bagi para wirausahawan untuk memanfaatkan peluang usaha PLTS Atap.

Managing Director Utomo SolaRUV, Anthony Utomo mengatakan, produk-produk Utomo SolaRUV yang telah ber-SNI, menjadi modal utama mengajak masyarakat bergabung di program kemitraan berupa kepemilikan outlet PLTS Atap.

“Seiring bertambahnya konsumen PLTS Atap, Utomo SolaRUV mengajak masyarakat untuk melihat peluang usaha besar di bidang ini dengan program kemitraan. Program kemitraan ini memungkinkan entrepreneur memiliki outlet PLTS Atap SolaRUV, yaitu Juragan Atap Energi Surya sehingga tidak perlu mengalami learning curve sebagai startup dan didukung akses ke sistem PLTS Atap kelas dunia yang sudah teruji,” jelas Anthony yang juga Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan dan Regulasi Bidang ESDM Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat ini.

Misi ini disambut baik oleh Ihsan Fadhlur Rahman, tokoh pengusaha muda bidang energi terbarukan yang juga pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya di kompartemen Energi, sebagai mitra bisnis Juragan Atap Energi Surya Indonesia. Tiga outlet sekaligus dibuka pada kuartal pertama 20211 ini guna memudahkan masyarakat mendapat akses energi bersih yang terjangkau, simple, dan berkualitas, antara lain: Outlet Juragan Atap Energi Surya Tangsel, Jaksel, dan Serpong.

“Dengan pengalaman yang teruji di berbagai proyek besar, dukungan tenaga ahli, dan produk PLTS Atap Ber-SNI yang dimiliki, saya sebagai mitra Juragan Atap Energi Surya menilai ini sebagai investasi yang tepat. Masyarakat yang berminat memasang PLTS Atap semakin mudah mendapatkan akses informasi dan sistem solar cell berkualitas melalui adanya outlet-outlet kami tersebut,” terang pria lajang yang juga Ketua Panitia Jakarta Energy Forum 2020 ini saat ditemui dalam acara press conference Penandatanganan Kerjasama Pembukaan Outlet Juragan Atap Energi Surya, di Apindo UKM Hub di Gedung SMESCO, Jumat (31/12/2021).

Ihsan menambahkan, masing-masing outlet ditargetkan setidaknya mampu melayani permintaan 600 pengguna PLTS Atap sepanjang tahun 2022.

“Jangan lupa, adanya outlet Juragan Atap Energi Surya juga tentu akan membuka lapangan kerja baru karena demand meningkat terus. Ini poin plus sebagai pemilik outlet untuk berkontribusi dalam mendorong transisi energi,” imbuhnya. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button