Ekonomi

Mentan Minta Produk Perkebunan Indonesia Kuasai Pasar Ekspor Dunia

“Kinerja ini harus terus dimaintain bahkan ditingkatkan, ke depan saya ingin warung – warung kopi di dunia harus ada kopi Indonesia, dan produk-produk perkebunan lainnya harus ada di tempat-tempat strategis di dunia,” katanya.

Baca Juga : Pandemi di Tahun Kedua, Sektor Pertanian Tetap Berjaya

Di kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Ali Jamil, mengatakan luas areal perkebunan Indonesia mencapai 27,5 juta hektare dan 65 persen di antaranya adalah perkebunan rakyat. Perkebunan rakyat ini lanjut Jamil memerlukan dukungan berbagai pihak untuk menghadapi berbagai tantangan baik dalam aspek produktivitas, skala usaha, kepemilikan lahan, hingga permodalan, pembiayaan maupun inovasi teknologi.

Perkebunan rakyat memerlukan dukungan untuk bangkit dalam menghadapi beberapa tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan pembangunan perkebunan, sehingga perlu ada intervensi pemerintah, kerjasama dan sinergi antara kementerian lembaga dan pemangku kepentingan lainya”, kata Jamil.

Skema anggaran dalam pembangunan perkebunan rakyat, lanjut Jamil mulai diarahkan agar tidak hanya bergantung dengan APBN, tetapi diarahkan pada pemanfaatan KUR, CSR dan sumber pembiayaan lainnya.

“Oleh karena itu, kami meminta kepada segenap jajaran pertanian dan stakeholders terkait agar bekerja bersama-sama memastikan pelaksanaan kegiatan hingga tercapainya tujuan pengembangan pembangunan perkebunan,” ujarnya. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button