Ekonomi

Waspadai Dampak Luas Penghapusan Premium, Ini Penjelasan Ekonomi

Ia memprediksi kondisi perekonomian di kian membaik di 2022 mendatang. Tetapi kesenjangan masih tampak pada masyarakat menengah atas dan menengah ke bawah.

“Kalau masyarakat kelompok menengah ke atas penghapusan itu tidak masalah. Perbedaan BBM jenis premium dan Pertamax atau pertalite ini kan bukan Rp500, bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah ini sangat berpengaruh,” terangnya.

“Apalagi kalau kenaikan itu bukan saja di transportasi saja, tapi diikuti elpiji, listrik dan lainnya,” imbuhnya.

Ia menilai kebijakan penghapusan BBM jenis premium tersebut kontradiktif pada kebijakan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, kalau kemudian penghapusan diikuti jenis pertalite.

“Pengguna pertalite cukup besar, 63 persen. Kalau ditambah pengguna premium jumlahnya mencapai 86 persen. Ini besar sekali,” ungkapnya.

“Dampaknya tidak langsung pada inflasi. Karena memiliki efek domino. Jadi pemerintah harus memikirkan dampak luar penghapusan BBM tersebut,” imbuhnya.
(nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button