Ekonomi

MenKopUKM Tekankan Pentingnya Bangun Ekosistem Untuk Perluas Pasar Produk UMKM

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa produk UMKM harus mendapat sentuhan khusus, agar lebih diminati pasar global. “Harus ada nuansa moderennya, namun juga menonjolkan sisi etnik atau nuansa lokalnya,” kata Bima.

Tahun depan, aku Bima, Pemkot Bogor akan membangun pedestrian di seputaran Jalan Pajajaran yang banyak dikelilingi kuliner khas Bogor, kafe, restoran, hingga hotel. “Saya menyebut langkah ini sebagai nasionalisme kosmopolitan,” ujar Bima.

Sementara Komisaris PT Bawa Indonesia Global (BIG) Eka Sari Lorena Soerbakti mengatakan, pihaknya akan mendorong produk UMKM yang telah dikurasi BIG agar lebih dikenal, sehingga pemasarannya bisa meluas. “Kita membangun platform digital namun sifatnya lebih local commerce,” kata Eka.

Belum lama, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan BIG sudah menghadirkan platform pasar digital https://www.bogorhitz.com/ yang menjual produk-produk khas Bogor. Mulai dari kerajinan, batik, makanan/minuman olahan, pakaian, dekorasi rumah hingga hobi dan koleksi lainnya.

Hanya saja, Eka akan fokus kepada satu atau beberapa produk asli dan khas daerah untuk bisa diangkat dan dikembangkan. “Tak hanya siapkan e-commerce, kita juga bikin e-logistic dengan nama Bawain. Karena, banyak produk bagus tapi biaya logistik mahal,” ungkap Eka.

Untuk itu, Eka melakukan kolaborasi dengan PT Pos dan JNE. Dia juga terus menjalin komunikasi dengan banyak pihak untuk memperluas pasar. Misalnya, mengirim Batik khas Bogor ke Amerika Serikat. “Kolaborasi merupakan hal yang penting, ditambah dengan kreatifitas luar biasa bagi produk UMKM,” imbuh Eka.

Selain itu, lanjut Eka, pihaknya juga mendukung finansial bagi UMKM yang unggul untuk masuk pasar global. “Kita ciptakan ekosistem bagi produk UMKM,” pungkas Eka. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button