Ekonomi

Sunpride Implementasikan Teknologi Blockchain untuk Tingkatkan Keamanan Pangan dan Traceability Buah Segar di Indonesia

“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT Sewu Segar Nusantara (Sunpride) untuk bermitra, membina petani pisang mas di Lumajang untuk “naik kelas” sehingga dapat menghasilkan pisang mas terbaik. Hal ini sejalan dengan program prioritas yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan tujuan peningkatan produksi, kualitas, kontinuitas dan investasi serta peningkatan konsumsi buah nusantara,” jelas Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultural Kemenko Perekonomian, R. R. Yuli Sri Wilanti, S.Pi., M.P.

Fokus dari pemerintah adalah memastikan konsumen mendapat produk makanan yang sehat, aman, kualitas yang baik, higienis serta diproduksi melalui proses ramah lingkungan. Oleh karena itu, Yuli Ia juga berharap akan lebih banyak lagi perusahaan lain yang melakukan hal serupa.

“Kami dari Kemenko Perekonomian sangat mendukung penggunaan teknologi dalam menjaga kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan kelompok tani. Kami berharap inisiatif ini dapat juga dikembangkan oleh pelaku industri pertanian/makanan yang lain dengan melibatkan lebih banyak kolaborasi petani di daerah,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultural Kemenko Perekonomian itu.

Dalam pengimplementasian program ini, Sunpride juga bekerja sama dengan petani pisang mas di kabupaten Lumajang, Jawa Timur guna pemenuhan stok kebutuhan buah pisang mas yang akan didistribusikan ke gerai Super Indo di Jakarta dan Surabaya.

Untuk mengetahui ketelusuran produk pisang mas ini, konsumen dapat memindai QR Code yang tertempel pada produk menggunakan smartphone. Setelah memindai, konsumen dapat membaca informasi lengkap mengenai perjalanan produk tersebut.

“Saat ini memang baru terimplementasi pada produk pisang mas. Harapannya ke depan kami terus dapat meningkatkan teknologi ini agar dapat terimplementasi diseluruh produk kami sehingga ketelurusan dan keamanan produk dapat terjaga sampai ketangan konsumen.” Tutup Cindy. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button