Ekonomi

Perusahaan China Tingkatkan Kapasitas Produksi Metal Di Indonesia

Pekerjaan konstruksi proyek pemrosesan dan peleburan tersebut akan dimulai pada Juni atau Juli 2022 yang direncanakan mampu menghasilkan 40 ribu ton per tahun.

“Setelah berproduksi, produk kami bisa memenuhi semua pasar. Namun kami akan memprioritaskan ekspor ke pasar Cina jika ada permintaan,” demikian pernyataan Chengtun.

Huayou Cobalt, perusahaan China lainnya, memulai uji coba produksi di Indonesia pada bulan ini.
Proyek tersebut dirancang mampu menghasilkan 60 ribu ton nikel dan metal per tahun. Peningkatan perusahaan aluminium tahap kedua China Hongqiao Group di Indonesia telah berlangsung mulus.

“Target kami bisa mencapai kapasitas produksi yang dirancang pada tahun 2022, namun bisa berproduksi secara penuh pada tahun ini,” demikian diungkapkan Hongqiao.

Indonesia menjadi importir feronikel terbesar China. Sekitar 84 persen dari total impor feronikel China berasal dari Indonesia. Sepanjang Januari-Oktober 2021, volume impor feronikel dari Indonesia mencapai 2,61 juta ton atau meningkat 21,13 persen dibandingkan periode yang sama 2020. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button