Ekonomi

Strategi Baru Pemerintah Kejar Target Bauran EBT 23 Persen di 2025

“Intinya, adalah bagaimana EBT ini kita dorong supaya mencapai 23 persen tahun 2025,” kata Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu dalam webinar INDOPOSCO bertajuk Energi Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, Rabu (24/11/2021).

Ia menyatakan, pemerintah sangat selektif dalam pemilihan RUPTL 2021-2030. Paling penting menjaga biaya pokok penyediaan (BPP) tidak naik. Mendahulukan pembangkit EBT yang tidak banyak.

“Jadi, kita dorong pembangkit EBT yang tidak meningkatkan BBP ini penting. Karena kalau kita mendorong EBT, tapi BPP naik, subsidi naik itu kita tidak diinginkan dari pemerintah,” ujar Jisman.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) juga didorong lebih banyak karena harganya cenderung turun dan memanfaatkan waduk. “Kita memanfaatkan waduk, supaya kita tidak banyak memanfaatkan baterai. Baterai cukup mahal saat ini,” tutur Jisman.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) cofiring didorong dengan tetap menjaga kelestarian supaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Kegiatan webinar tersebut digelar dengan dukungan PT. Pertamina (persero). (dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button