Ekonomi

Dihantam Covid-19, Ketahanan Eksternal Indonesia Tetap Terjaga. Ini Penopangnya

Selain itu, impor barang juga menunjukkan perbaikan sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi domestik dan ekspor yang semakin kuat yakni tumbuh 2,7 persen (qtq) dan 43,3 persen (yoy).

Peningkatan impor barang didorong oleh adanya peningkatan impor barang konsumsi 55,4 persen (yoy) dan impor bahan baku 49,7 persen (yoy), serta impor barang modal yang tercatat 17,7 persen (yoy).

Sementara itu, neraca pendapatan primer mengalami defisit sebesar 8, 33 miliar dolar AS sedangkan neraca pendapatan sekunder tercatat surplus 1,46 miliar dolar AS.

Kemudian, terjadi surplus pada transaksi modal dan finansial di triwulan III yang mencapai 6,1 miliar dolar AS atau 2 persen dari PDB ditopang oleh perbaikan kinerja investasi lainnya serta surplus investasi langsung dan terjaganya investasi portofolio.

Terkendalinya penyebaran Covid-19 juga membuat kepercayaan investor masih tinggi sehingga menopang surplus aliran arus modal asing yang melalui investasi langsung hingga mencapai 3,3 miliar dolar AS.

Untuk kinerja investasi portofolio masih mampu membukukan surplus sebesar 1,1 miliar dolar AS di tengah tekanan arus keluar investor asing di pasar obligasi pemerintah.

Membaiknya kinerja transaksi modal dan finansial juga tidak terlepas dari kinerja investasi lainnya yang mampu mengalami surplus sebesar 1,5 miliar dolar AS.

Tingginya surplus dari sisi investasi lainnya dipengaruhi oleh penurunan pembayaran pinjaman luar negeri sektor swasta dan peningkatan penempatan simpanan nonresiden pada sistem perbankan dalam negeri.

Dari sisi sektor publik, tambahan alokasi Special Drawing Rights (SDR) yang diterima dari IMF turut menopang terjadinya surplus di investasi lainnya ini.

Berdasarkan perkembangan dari NPI triwulan III, cadangan devisa Indonesia pada akhir triwulan III mengalami peningkatan menjadi 146,9 miliar dolar AS atau setara pembiayaan 8,6 bulan impor dan pembayaran ULN pemerintah. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button