Ekonomi

SPSI Berharap Kenaikan UMP Jateng Capai 10 Persen

Terkait perihal tersebut, pihaknya berhadap ada kebijakan dari pemerintah pusat agar penentuan UMP ini tidak memberatkan pekerja.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah memastikan rata-rata kenaikan UMP 2022 secara nasional sebesar 1,09 persen.

Ia mengatakan ketentuan tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Meski begitu, pihaknya masih akan menunggu penetapan UMP per provinsi dari masing-masing gubernur dan mengumumkannya paling lambat pada 20 November 2021.

Sebaliknya untuk upah minimum kabupaten/ kota ditetapkan paling lambat tanggal 30 November 2021. Tidak hanya itu, ia juga meminta perusahaan sudah tidak boleh lagi menangguhkan pembayaran pendapatan kepada pekerja sesuai ketentuan upah minimum mulai 2022.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Solo Wahyu Haryanto mengatakan saat ini UMP yang ditetapkan oleh pemerintah sifatnya belum final. “Masih ada pembahasan untuk penetapan UMK,” katanya. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button