Ekonomi

CGCAE Dirancang untuk Tingkatkan Kualitas Pengawasan APIP

“Sertifikasi CGCAE yang diperoleh bukanlah sekedar tambahan gelar yang disematkan di belakang nama belaka, melainkan terdapat tanggungjawab moral, ilmu, dan kompetensi yang telah didapat untuk meningkatkan peran APIP dalam mengawasi keuangan negara,” ujarnya.

Setelah pemberian sertifikat CGCAE, para peserta mengikuti Seminar bertema “Transformasi Digital, Solusi bagi APIP di Masa Kritis,” yang diisi oleh Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi Agustina Arumsari, Direktur Indonesia Malaysia Business Council (IMBC) Dian Rachmawan, dan founder CRMS Indonesia, Antonius Alijoyo.

Agustina Arumsari mengamini disrupsi membawa risiko terhadap efektivitas peran APIP. Selain pelayanan publik dan administrasi yang serba virtual, APIP juga menghadapi angkatan kerja milenial yang dimanjakan oleh dunia digital dan konvergensi risiko.

“ASN virtual menyebabkan akses data lebih terbuka. Media sosial juga jadi faktor pemicu kinerja pemerintah,” sebut Sari.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin APIP yang adaptif, yaitu pemimpin yang berkomitmen pada pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).

“Hal ini dapat terwujud jika ada data, infrastruktur, dan kompetensi penggunaan teknologi. Kolaborasi, kompetensi, dan teknologi jadi jalan untuk menjadi APIP yang gesit (agile) dan mampu bergerak mengikuti perkembangan zaman,” terangnya. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button