Ekonomi

Ekonom Berikan Skenario Bila Indonesia Bertransisi Pandemi ke Endemi

Namun perekonomian mulai membaik bersamaan dengan pelonggaran kegiatan masyarakat. Oleh sebab itu, pada kuartal II 2021 kembali tumbuh secara positif menjadi 7 persen.

Sementara pada kuartal III 2021, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) menyebabkan mobilitas masyarakat menyusut sehingga perekonomian tumbuh lebih rendah dari sebelumnya.

“Jadi pola ini akan berulang sampai pandemi bisa ditangani. Jadi saya katakan ekonomi tidak bisa pulih kecuali kesehatannya beres,” tegas Chatib, seperti dikutip Antara.

Sebaliknya pada skenario kedua, bila negara berhasil mengubah pandemi menjadi epidemi, maka mobilitas dapat kembali meningkat dan melaksanakan kegiatan produksi akibat melonjaknya jumlah permintaan terhadap suatu produk. Sehingga perekonomian bangsa menjadi lebih membaik.

Dalam skenario itu pula, ia beranggapan segala berbagai bentuk kegiatan akan berubah yang didominasi dilakukan secara hybrid (daring). Pada fase ini, industri akan menjadi pihak yang mengalami sedikit kesulitan karena memerlukan penyesuaian dalam melaksanakan bisnis.

Tidak hanya industri, ada mungkin bila bidang pariwisata dan bisnis penerbangan akan mengubah pola bisnis mereka karena ingin membiasakan diri dengan kebutuhan konsumen yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. Dalam perihal ini, pemerintah dapat dikatakan bisa mementingkan diri pada bidang pembangunan ekonomi.

“Dalam konteks ini kita bisa berharap bahwa pertumbuhan ekonominya itu akan recover. Makanya kalau lihat dari jadwal pemerintah di tahun 2022, vaksin selesai ya 70-80 persen berarti fully recovery mungkin itu terjadi di 2023 provided tidak ada pandemi,” ujar dia.(mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button