Ekonomi

Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih MARK Meningkat 207% di Kuartal III 2021

Kondisi ini juga didukung oleh keberhasilan MARK mengantongi kontrak senilai US$ 80 juta untuk pengapalan pada 2021. “Perseroan optimis target penjualan konsolidasi akan mencapai angka sekitar Rp 1,1 triliun dengan laba bersih bisa mencapai sekitar Rp 400 Miliar di akhir tahun 2021 ini.”, kata Presiden Direktur MARK, Ridwan Goh.

Situasi ini tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus menampakkan pertumbuhan yang signifikan. “Di 2022 nanti, penjualan konsolidasi akan naik 40% dari 2021 yaitu menjadi Rp 1,474 Triliun dan bottom line sekitar Rp 500 Milyar”, tambah Ridwan Goh.

Bukan tidak mungkin MARK melipatgandakan kinerja mereka seiring berjalannya tahun 2021. Ditambah lagi kondisi ekonomi global yang mulai pulih secara perlahan karena telah tersedianya vaksin di seluruh dunia. Tingginya permintaan ini akan terus berlangsung dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang. Setelah kondisi kembali normal, permintaan sarung tangan secara global diperkirakan tetap akan bertumbuh sebesar 10% – 12% per tahun.

Total Aset Meningkat 45,34 %

Pertumbuhan kinerja operasional yang dicapai Perseroan pada kuartal III tahun 2021 berjalan seiring dengan peningkatan kinerja keuangan dimana Total Aset Perseroan meningkat sebesar 45,34 % menjadi Rp 1,04 triliun per 30 September 2021 dibandingkan dengan Rp 719,72 miliar per 31 Desember 2020.

Aset Lancar mengalami peningkatan sebesar 56,18 % dengan nilai sebesar Rp 556,14 miliar per 30 September 2021 dibandingkan dengan Rp 356,88 miliar per 31 Desember 2020.

Sementara peningkatan Aset Tidak Lancar sebesar 34,71 % dengan nilai Rp 489,54 miliar per 30 September 2021 jika dibandingkan dengan Rp 362,84 miliar per 31 Desember 2020. Peningkatan juga terjadi pada posisi Ekuitas Perseroan sebesar Rp 628,72 miliar per 30 September 2021 dibandingkan dengan Rp 409.47 miliar per 31 Desember 2020. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button