Ekonomi

Menkeu Serukan Pendanaan Berkelanjutan Atasi Perubahan Iklim

Indonesia sendiri telah menerima manfaat yang signifikan dari AIIB untuk pembiayaan infrastruktur karena negara terbesar kedua dalam penerima manfaat berupa pendanaan pembangunan dari AIIB.

Indonesia turut merupakan ke-8 terbesar pemodal AIIB dengan porsi kontribusi 3,18 persen terhadap total modal AIIB bersama China, India, dan Rusia.

Dalam dua tahun terakhir, AIIB memfokuskan kegiatan investasinya ke arah respons terhadap pandemi dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

AIIB mengalokasikan sebesar 2,899 juta dolar AS untuk Indonesia yang dibagi menjadi dana Covid-19 Crisis Recovery Facility (CRF) hingga April 2022 sebesar 1,500 juta dolar AS dan untuk infrastruktur sebesar 1,399 juta dolar AS.

Melalui kerja sama dengan AIIB, Kementerian Keuangan ke depannya akan berupaya memperkuat investasi ke infrastruktur berkelanjutan.

Laporan perkembangan operasional AIIB pun mengacu terhadap kegiatan prioritas tematik pada infrastruktur hijau, konektivitas dan kerja sama regional serta infrastruktur yang mendukung teknologi dan mobilisasi modal swasta.

AIIB tetap berkomitmen membantu pembiayaan negara anggota melalui fasilitas Covid-19 Crisis Recovery Facility (CRF) hingga April 2022 dan juga fasilitas Special Fund Window (SFW) untuk negara berpenghasilan rendah. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button