Ekonomi

59 Persen Orang Indonesia Ingin Miliki Usaha yang Berkelanjutan

EVP Retail Banking Amar Bank, Abraham Lumban Batu mengatakan, dengan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian akibat pandemi Covid-19, membuat banyak masyarakat Indonesia yang beralih untuk membangun bisnis sendiri.

“Namun, dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan, pemilik usaha juga harus memperhatikan arus kas dan arus modal. Salah satu tantangan terbesar adalah mencari dukungan modal kerja untuk memulai bisnis mereka atau untuk mengelola arus kas operasional,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10/2021).

Dijelaskannya, Tunaiku menawarkan pinjaman tanpa agunan yang mudah dan terpercaya untuk membantu masyarakat memulai bisnis berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan. Pihaknya selalu mendukung kebutuhan produktif masyarakat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan tujuan keuangan mereka.

“Diharapkan, dengan kampanye #SemuaBisaLebih yang juga dilakukan Amar Bank, kami dapat membantu lebih banyak orang untuk mengatasi masalah keuangan mereka dan meningkatkan taraf hidup mereka,” tuturnya.

Tunaiku sebagai produk KTA online Amar Bank menerapkan teknologi big data yang canggih, sehingga membuat pengajuan pinjaman tanpa agunan menjadi lebih cepat, mudah dan aman. Beroperasi sejak 2014, Tunaiku menjadi penyedia pinjaman digital pertama yang diawasi penuh oleh OJK dan BI.

Hingga 30 Juni 2021, Tunaiku telah menyalurkan pinjaman dengan total lebih dari Rp5,8 triliun dan mendistribusikan ke lebih dari 115.000 bisnis mikro (UMKM), yang mendorong porsi kredit UMKM Amar Bank di angka 47 persen dari total portofolio kredit bank. Jumlah ini lebih tinggi dari persyaratan OJK di angka minimum 20 persen. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button