Ekonomi

Program Ekonomi Masjid, Kadin: Syariah adalah Way of Life

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Youth Economic Forum (ISYEF) dan Rabu Hijrah menyelenggarakan talk show dengan tema “Pengusaha Bantu Usaha Masjid”, pada Rabu (6/10/2021) secara hybrid di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Kick-Off Gerakan Wakaf Produktif untuk 100 Usaha Masjid.

Di bawah naungan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang ke-8, kegiatan ini ditujukan agar masjid dapat memiliki fungsi yang lebih besar. Tidak hanya fungsi ibadah tetapi juga fungsi sosial dan ekonomi. Hal ini untuk mendorong usaha-usaha dari masjid dan mengukuhkan peran pengusaha dalam mendorong kebangkitan ekonomi dari masjid. Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) turut berpartisipasi sebagai perwakilan dari kalangan pengusaha.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia M. Anwar Bashori; Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah; Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko; dan Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan. Talk show ini dimoderatori Direktur Eksekutif ISYEF, Thufeil Muhammad Tyansah.

Perjalanan ISYEF membangun usaha dari masjid telah dimulai sejak 2018 dengan ISYEF Point sebuah cafe container di Masjid Cut Meutia; ISYEF Farm, sebuah peternakan berbasis masjid di Masjid Al-mujahidin, Gunung kidul Yogyakarta, dan Pelatihan wirausaha berbasis masjid (ISYEFPreneur) yang saat ini telah memiliki 55 usaha masjid binaan.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, M. Anwar Bashori menyampaikan, ekonomi masjid ini bukan berarti membuat masjid menjadi bentuk perdagangan (usaha di dalam masjid)

“Tetapi kami ingin ada komunitas-komunitas usaha milik pengurus masjid, remaja masjid yang usahanya memberikan dampak kepada masjid. Karena ekonomi syariah ini bukan wacana tetapi harus menetes dan bermanfaat,” kata dia.

Indoposco
Kepala Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang Dan Industri (Kadin), Taufan Eko Nugroho Rotorasiko (Kedua Kanan), Bersama Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Yang Juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (Dmi), M. Arief Rosyid Hasan (Kedua Kiri), Saat Memberikan Keterangan Kepada Wartawan Di Sela Acara Kick-Off Gerakan Wakaf Produktif Untuk 100 Usaha Masjid, Di Di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2021)

Hal senada dikatakan oleh Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah, Indonesia bukanlah negara pertama yang menerbitkan sukuk.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button