Ekonomi

Rupiah Berpeluang Menguat Dibayangi Sentimen Tapering dan Evergrande

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan berpeluang menguat dibayangi sentimen tapering The Fed dan potensi gagal bayar raksasa pengembang properti China Evergrande.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 2 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.260 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.258 per dolar AS.

“Sentimen pasar keuangan global terhadap aset berisiko terlihat membaik pagi ini dengan menguatnya indeks saham Asia dan nilai tukar regional terhadap dolar AS. Rupiah mungkin bisa turut menguat terhadap dolar AS dengan perbaikan sentimen itu,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/9/2021), seperti dikutip Antara.

Menurut Ariston, situasi pandemi dalam negeri yang terus membaik juga mendukung penguatan rupiah.

“Tapi mungkin penguatan tidak terlalu dalam karena pasar masih mengkhawatirkan potensi gagal bayar Evergrande serta sikap Bank Sentral AS yang akan menjalankan tapering akhir tahun ini,” ujar Ariston.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Ahad (26/9) bertambah 1.760 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,2 juta kasus.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button