Ekonomi

Pemprov Susun Analisa Kelayakan Bank Banten Jadi BUMD Mandiri

Dikatakan, dengan adanya pemisahan selama ini ada kendala bagi Bank Banten yang sudah TBK terhadap posisi BGD yang masih belum TBK.

“Dengan posisi BGD yang belum TBK, BGD tak perlu mempertanggungjawabkan keuangannya secara terbuka kepada publik, sedangkan Bank Banten sebagai anak perusahaannya dalam posisi sudah TBK, nah ini tentu jadi kendala,” kata Maretta.

Sebelumnya, Pemprov Banten menyetujui pemisahan antara Bank Banten dan PT Banten Global Development (BGD). Pembahasan itu digelar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Ahad (26/9/2021).

Komisaris PT. BGD Rasid Chaniago mengatakan, RUPSLB membahas dua agenda penting untuk kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah BGD.  Di antaranya, RUPS yang dilaksanakan setiap tahunan berupa pelaporan hasil kinerja perusahaan, dan RUPSLB.

“Dalam RUPSLB ini pembahasan utamanya adalah pemisahan Bank Banten yang selama ini menjadi anak perusahaan dari PT BGD,” katanya.

Rasid menerangkan, dalam rapat RUPSLB pemilik saham mayoritas atau Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) yakni Pemprov Banten, menyetujui pemisahan Bank Banten dari PT BGD.

“Alhamdulillah PSPT menyetujui pemisahan itu,” terangnya. (son/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button