Ekonomi

Pembiayaan Utang Turun 20,5 Persen karena Penggunaan SAL

“Kinerja pasar SBN kian membaik dengan imbal hasil atau yield yang relatif terjaga, seiring dengan adanya SKB III,” kata Sri Mulyani, seperti dikutip Antara.

Ia merinci sejak Januari hingga 15 September 2021, bank sentral telah membeli SBN sebesar Rp139,8 triliun yang berbentuk Surat Utang Negara (SUN) Rp95,6 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp44,25 triliun.

Di sisi lain, pemerintah lalu mengupayakan diversifikasi SUN, salah satunya dengan publikasi perdana Sustainable Development Goals (SDGs) bond senilai 500 juta euro dengan spread terhadap Mid-Swaps terendah untuk SUN denominasi euro dengan tenor 12 tahun.

“Hal ini menggambarkan kami terus hati-hati. APBN tertekan keras, tapi juga harus bekerja luar biasa keras melalui pembiayaan,” ujar Sri Mulyani.

Selain itu telah diterbitkan pula global bonds dalam rangka liability management senilai total USD1,16 miliar, sebagai upaya diversifikasi sumber pembiayaan dan mewujudkan efisiensi portofolio utang pemerintah. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button