Ekonomi

Kementerian ESDM Usulkan Subsidi Solar Rp500 Per Liter Pada 2022

Arifin menjelaskan perlu dukungan peningkatan peran dari BPH Migas, Pertamina, ataupun pemerintah daerah dalam pengendalian serta pengawasan konsumsi BBM bersubsidi melalui program digitalisasi ataupun pengawasan juga dilakukan di lapangan supaya penyaluran minyak solar tepat sasaran.

Mulai tahun depan, pemerintah akan mengarahkan subsidi solar tidak lagi berbasis komoditas, namun berbasis orang. Pergantian skema penyaluran subsidi itu dilakukan agar tepat sasaran mengingat selama ini pemberian subsidi sering tidak tepat sasaran karena data tidak akurat.

Dana yang berhasil dihemat dari efisiensi subsidi itu akan dipakai untuk meningkatkan anggaran perlindungan sosial mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur. (mg2/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button