Ekonomi

Relaksasi PPnBM DTP Efektif Dongkrak Utilisasi Industri Otomotif Nasional

Dikatakannya, munculnya program ini berawal dari masalah penurunan penjualan mobil di dalam negeri sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu. Titik terendah penjualan terjadi pada Mei 2020 yang hanya mencapai 6.907 unit. Sedangkan pada kondisi normal rata-rata 40 ribu unit.

Alhasil, program ini terbukti berhasil meningkatkan penjualan mobil pada saat pandemi. Bahkan, penjualan mobil hampir sama dengan kondisi normal sebelum pandemi. Bahkan, terbukti juga mampu menguatkan semua pihak.

Tak hanya itu, program ini juga meningkatkan nilai penjualan mobil sebesar Rp22,95 triliun. Angka ini lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2020 yang tercatat hanya sebesar Rp10,62 triliun.

Berita Terkait

“Ini artinya daya beli masyarakat masih tinggi dan peningkatan ulitisasi industry otomotif serta sektor terkait lainnya. Dampak ekonomi dari program ini terbukti berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan volume penjualan kendaraan bermotor, penciptaan output/PDB, lapangan kerja, pendapatan rumah tangga dan pendapatan negara,” pungkasnya. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button