Ekonomi

Menparekraf Dukung Permainan Lokal Sebagai Subsektor Ekonomi Kreatif

Pengembang game lokal Indonesia sudah memiliki banyak karya game yang sudah dihasilkan serta dipublikasikan bahkan dimainkan oleh gamer di seluruh dunia. Tetapi tidak sedikit gamer ataupun masyarakat umum di Indonesia yang tidak tahu serta tidak memainkan permainan karya pengembang lokal Indonesia.

Deputi bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya menyatakan pihaknya mendukung melalui kegiatan “Beli Game Lokal” merupakan promosi game produksi anak bangsa yang merupakan kolaborasi Kemenparekraf/Baparekraf dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) serta 4 platform e-commerce di Indonesia, yakni Tokopedia, JD.ID, Shopee, serta BukaLapak.

Dalam “Beli Game Lokal”, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan insentif kepada game- game lokal Indonesia berbasis Komputer dengan nilai diskon sampai dengan Rp100.000. Kampanye Beli Game Lokal sudah berjalan sejak 2 sampai 8 Agustus 2021, menawarkan serangkaian promo menarik untuk pembelian sekitar 20 judul game lokal seperti Coffee Talk, DreadOut, serta World of Celestian Tales.

“Kita berkolaborasi dengan Deputi Bidang Ekonomi Digital serta Produk Kreatif. Khusus dari pemasaran mengampanyekan Beli Game Lokal, call to action dari Bermain Game Lokal. Harapannya program ini dapat digunakan sebaik- baiknya oleh masyarakat serta konsumsi game lokal di Indonesia semakin bertambah. Hal ini menunjukkan kalau kualitas produk game lokal tidak kalah dengan produk game negara lain,” ucap Nia Niscaya. (mg2/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button