Ekonomi

Dukung Restorasi Terumbu Karang untuk Pulihkan Ekonomi

“Dan karena ini banyak potensi wisatanya, saya harap Pak Sandi betul-betul ikut serta dalam pengawasannya ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal PRL, Hendra Yusran Siry menerangkan, pihaknya memerlukan kajian akademis yang meliputi kesesuaian ruang, lokasi penempatan dan keinginan perluasan area registrasi.

“Serta berkaitan dengan sumber material untuk memastikan tingkat kesusahan, apakah nanti ICRG ini hendak ditempatkan di pulau atau di darat yang lebih dapat dijangkau. Kemudian, pascapendampingan juga perlu dilakukan. Dan karena keadaan Covid-19 cukup tinggi, masalah aktivasi kerumunan masa perlu menjadi pertimbangan, supaya dalam pelaksanannya tidak menyalahi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI, Yudo Margono menjelaskan, pihaknya akan mengalokasikan kapal-kapal KRI untuk dimanfaatkan sebagai terumbu karang dan sekaligus sebagai terumbu buatan atau wreck dive di Nusa 2, Bali dan Kepulauan Seribu.

Setelah itu, Jaksa Agung, Burhanuddin mengatakan, penerapan program ICRG ini wajib memenuhi 4 perihal, yakni prinsip itikad baik dan tidak ditemukannya niat jahat dalam pelaksanaan kegiatan, kepentingan masyarakat terpenuhi atau terlayani, tidak menikmati dan atau menguntungkan diri sendiri, serta tidak ada kerugian negara.

“Saya yakinkan kepada teman-teman pelaksana untuk tidak akan ragu dan tidak akan berurusan dengan hukum apabila memastikan 4 perihal tersebut terpenuhi,” tuturnya. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button