Ekonomi

Kementerian Investasi Bantu Studi Kelayakan Investasi di Sumbar

INDOPOSCO.ID – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal membantu menyiapkan studi kelayakan (feasibility study) potensi investasi sektor pertanian di Sumatera Barat (Sumbar) agar bisa menarik investor.

“Pada RPJMD 2021-2026 Sumbar akan fokus pada bidang pertanian secara luas, pariwisata dan pendidikan. Tahun ini kami mendapatkan dukungan dari Kementerian Investasi untuk sektor itu,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi seperti dikutip Antara, Sabtu (17/6/2021).

Ia mengatakan Pemprov Sumbar telah mengalokasikan anggaran 10 persen khusus untuk pertanian. Hal itu dilakukan karena 57 persen penduduk Sumbar berprofesi sebagai petani dan 24 persen PAD berasal dari sektor pertanian. Namun hal itu masih belum cukup. Perlu dukungan yang lebih besar agar potensi yang tersedia bisa terus berkembang dan menyerap tenaga kerja di daerah.

Potensi yang sangat mungkin untuk dikembangkan adalah industri pengolahan kelapa, industri pengolahan kopi arabika, industri pengolahan gambir dan kakao. Bahan baku untuk tiga komoditas ini tersedia melimpah karena didukung luas lahan yang mencapai ratusan hektare.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button