Ekonomi

Masuki Babak Baru New Normal, Pelaku Bisnis Kuliner Butuh Adaptasi

Menemani Ida, hadir juga sebagai keynote speech webinar hari ini, yaitu Ibu Christina Agustin (Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI). Beliau menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia.

“Berdasarkan data BPS, diperkirakan pada 2024 rasio peningkatan gen z ataupun usia produktif mencapai angka 174,79 juta orang. Melihat hal ini, tentu Wirausaha menjadi sangat penting untuk kedepannya. Maka, perlu dipersiapkan secara komprehensif para entrepreneur-entrepreneur yang professional sejak dini. Mencetak para entrepreneur yang dapat beradaptasi dan memanfaatkan teknologi, sehingga nantinya akan semakin banyak peluang peluang lapangan pekerjaan baru”, ujar Christina dalam sambutannya.

Dia menambahkan, “Digitalisasi menjadi salah satu syarat penting para pelaku usaha, khususnya usaha kuliner yang mungkin satu tahun belakangan sedang menghadapi situasi yang cukup menantang. Dengan memanfaatkan platform digital, tidak hanya meluaskan pemasaran, namun pastinya meningkatkan omset penjualan”.

Webinar Damping “Adaptasi Bisnis Kuliner di Era New Normal” ini dihadiri oleh narasumber utama yaitu bapak Karyanto Wibowo (Sustainbility Director Danone Indonesia), bapak Saptuari Sugiharto (Owner Tengkleng Hohah), dan bapak Kamaludin Enuh (CEO Ayam Bakar Abah Tea)

Webinar dilengkapi dengan diskusi yang berlangsung seru antara narasumber dan peserta. Setelah webinar hari ini, peserta berkesempatan untuk mengikuti program lanjutan pendampingan bisnis bersama Damping Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman. Akan ada berbagai pelatihan bisnis yang secara khusus dibuat untuk mendukung perkembangan UMKM peserta, langsung dimentori oleh para coach professional di bidangnya. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button