Ekonomi

Minyak Naik Terangkat Kekhawatiran Kekurangan Bahan Bakar di AS

INDOPOSCO.ID – Harga minyak menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu WIB (12/5), ketika kekhawatiran akan kekurangan bensin akibat pemadaman di sistem pipa bahan bakar terbesar Amerika Serikat (AS) setelah serangan siber membawa kembali harga dari penurunan awal lebih dari satu persen.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli terkerek 23 sen atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 68,55 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni terangkat 36 sen atau 0,6 persen, menjadi menetap di 65,28 dolar AS per barel, seperti dilansir Antara.

Pada Senin (10/5/2021), Colonial Pipeline, operator pipa bahan bakar utama AS yang mengangkut lebih dari 2,5 juta barel per hari (bph) bensin, solar dan bahan bakar jet, mengatakan sedang bekerja untuk memulihkan sebagian besar operasi jaringan pipanya pada akhir pekan.

Perusahaan menghentikan sementara semua operasi jaringan pipa setelah serangan keamanan siber yang melibatkan ransomware terdeteksi pada Jumat (7/5/2021).

“Sementara risiko jangka pendek sedang dikesampingkan, pasar masih tampak terguncang oleh peristiwa tersebut, mengingat sifat serangan dan skala infrastruktur,” kata analis pasar minyak Rystad Energy, Louise Dickson.

“Pasar sekarang khawatir tentang kemungkinan kejadian seperti itu terulang kembali dan tentang tingkat keparahan serangan di masa mendatang.”

Gangguan pasokan bahan bakar telah mendorong harga di pompa bensin ke level tertinggi dalam beberapa tahun dan permintaan melonjak di beberapa daerah yang dilayani oleh pipa saat pengendara mengisi tangki mereka.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button