Ekonomi

Bea Cukai Terus Gali Potensi Ekspor di Berbagai Daerah

“Di Kecamatan Sungai Raya, didapati beberapa potensi ekspor seperti UKM Manisan dan Sambal, yang tentunya berpeluang untuk membesarkan usahanya hingga menembus pasar ekspor. Namun masih ditemukan beberapa kendala yang mereka hadapi sehingga dibutuhkan bantuan dari beberapa pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Hatta.

Tidak hanya di Bengkayang, Berkolaborasi dengan Disperindag Kota Singkawang ,Bea Cukai Sintete juga kunjungi Musfalah, pelaku usaha kue kering di wilayah Naram, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang. Bea Cukai terus berikan asistensi kepada kepada UMKM salah satunya Muslafah untuk dapat meningkatkan usahanya ke pasar luar negeri, mengingat tingginya permintaan produk kue kering di wilayah Naram dari Kuching, Malaysia.

Pengembangan potensi ekspor UMKM juga dilakukan Bea Cukai Labuan Bajo. Pada Jumat (30/04), Bea Cukai Labuan Bajo menerima kunjungan dari salah satu pelaku UMKM di Manggarai Barat yang bergerak dibidang produksi olahan dari tumbuhan kelor (moringa). Maksud kunjungan tersebut adalah untuk memperoleh layanan informasi dan asistensi terkait ekspor.

“Melalui klinik ekspor, Bea Cukai Labuan Bajo berkomitmen untuk mewujudkan pertumbuhan kegiatan ekspor di wilayah pulau Flores dan sekitarnya. Kami akan terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha atau masyarakat, tentunya dengan harapan dapat memacu semangat mereka untuk membuat produk-produk baik dari hasil bumi ataupun laut serta produk kreatif lainnya yang dapat menembus pasar luar negeri,” tutup Hatta. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button