Ekonomi

Lagi, Bea Cukai Gali Potensi Ekspor Komoditas Lokal

”Produk bisa diberi merk dan didaftarkan pada dinas perdagangan setempat. Kemudian perlu komposisi nutrisi dari produk yang dihasilkan, ini tentu dibutuhkan pengajuan izin pada BPOM untuk mendapatkan sertifikasi. Selanjutnya untuk kemasan harus dibuat yang menarik sehingga bisa menarik minat pembeli, apalagi untuk pasar global,” saran Syaiful pada calon eksportir.

Selain itu, Bea Cukai Ambon menerima kunjungan dari pemilik CV Berkat Abadi, Bambe Hehuwat. Pada kunjungan ini, Dwi Yogo Hardiyanto, Kepala Seksi Perbendaharaan Kantor Bea Cukai Ambon, yang adalah Ketua Tim Percepatan Ekspor Maluku, mengasistensi tentang prosedur ekspor produk CV Berkat Abadi, yaitu sirup pala dan anggur pala.

“Ini merupakan kemajuan untuk para eksportir baru di Ambon, dan Bea Cukai berharap dapat terus menggali potensi ekspor komoditas lokal untuk bersaing di pasar global,” ungkap Dwi Yogo.

Pada kesempatan ini juga, Bea Cukai Ambon mengasistensi PT Trasindo Karya Mekar yang bergerak dalam pengolahan media tanam dari sabut kelapa (cocopeat).

Pemilik PT Transindo Karya Mekar, Leo Koritehu menjelaskan, produk-produknya kebanyakan pasar ekspornya di Tiongkok dengan tujuan kota Guangzhou, Shanghai, Xinjiang.

“Kami berharap dengan pertemuan ini, kami bisa terus didampingi oleh Bea Cukai dan instansi terkait untuk mengurus izin dan regulasi untuk ekspor langsung dari Maluku,” kata dia. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button