Ekonomi

Genjot Perekonomian Dalam Negeri, Bea Cukai Gencar Berikan Kemudahan para Pelaku Usaha

“Perizinan perubahan data izin KB mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-19/BC/2018 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat. Adapun janji layanan yang kami berikan dalam hal permohonan perubahan izin KB adalah lima jam bila melalui sistem komputer pelayanan dan dua hari kerja apabila pengajuan secara tertulis,” jelasnya.

“Kita ketahui bersama penerima fasilitas KB di Jateng DIY cukup tangguh menghadapi dampak dari pandemi ini. Terdapat beberapa perusahaan yang melakukan penyesuaian terhadap izin usahanya. Besar harapan saya penyesuaian tersebut tetap bisa dipertanggungjawabkan,” pesan Tri.

Kegiatan asistensi industri dilakukan Bea Cukai Malang yang memberikan asistensi kepada beberapa perusahaan yang berada di bawah pengawasannya yaitu PT Bumi Menara Internusa yang bergerak di bidang pengolahan udang berskala internasional dan PT Bentoel Prima yang bergerak di bidang produksi rokok.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Latif Helmi menyatakan bahwa asistensi yang diberikan kali ini ditujukan untuk memonitoring pelaksanaan IT Inventory di kedua perusahaan tersebut.

“Konsep IT Inventory ini merupakan pola pelayanan dan pengawsan yang modern yang dilakukan Bea Cukai. Manfaatnya bagi para pelaku usaha yaitu memudahkan dalam mengelola persediaan, pemasukan, pengeluaran barang, menghasilkan informasi bagi stakeholder termasuk bagi Bea Cukai, rekonsiliasi dokumen kepabeanan dan dapat memperoleh peningkatan pelayanan sesuai profil dan kriteria dalam pemenuhan persyaratan IT Inventory,” kata dia.

Sedangkan manfaat untuk pihak Bea Cukai yaitu kemudahan dalam pelayanan dan melakukan rekonsiliasi dokumen kepabeanan berdasarkan mutasi terhadap persediaan, pemasukan, pengeluaran barang sesuai cara kerja sistem IT Inventory yang dimiliki perusahaan.

Upaya peningkatan kualitas layanan dan mendekatkan diri dengan para pelaku usaha juga dilakukan Bea Cukai Merak dan Bea Cukai Cirebon. Bea Cukai Merak mengadakan cluster meeting dengan 14 perusahaan kawasan berikat mandiri. “Dalam pertemuan ini perusahaan yang telah ditetapkan sebagai kawasan berikat mandiri mengungkapkan apresiasi terhadap Bea Cukai. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan penetapan sebagai KB Mandiri telah memberikan nilai tambah serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan,” ungkap Yusep Sasmita, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Merak.

Tidak ketinggalan, Bea Cukai Cirebon juga mengadakan pertemuan dengan asoisasi pengusaha kawasan berikat (APKB) cabang Bandung yang beberapa anggotanya adalah para perwakilan perusahaan kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning.

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar mengungkapkan, “Industri kawasan berikat menjadi sektor yang sangat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Encep.

Encep menambahkan adanya APKB ini sangat baik dalam menciptakan koordinasi dan komunikasi antar pengusaha kawasan berikat maupun antara pengusaha kawasan berikat dengan instansi pemerintah.

Dia mengungkapkan dukungannya agar para pimpinan perusahaan kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning membentuk APKB cabang Ciayumajakuning mengingat perkembangan industri kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning kian meningkat. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button