Ekonomi

Hari Ini, Rupiah Masih Terkoreksi Dibayangi Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Setelah turun sekitar 4 persen pada kuartal terakhir 2020, dolar AS telah menguat hampir 2,5 persen pada tahun ini hingga hari ini karena investor memperkirakan kenaikan secara luas dalam tingkat imbal hasil obligasi AS yang dapat membebani penilaian ekuitas dan meningkatkan permintaan untuk mata uang AS.

Data ekonomi AS akhir-akhir ini juga mendukung penguatan dolar AS seperti laporan jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian yang menambahkan 379 ribu pekerja pada bulan lalu.

Indeks dolar AS pada pukul 20:46 WIB Senin (8/3/2021) terlihat menguat sekitar 0,3 persen di level 92,23, yang merupakan level tertinggi sejak akhir November.

Pada Senin (8/3) lalu, rupiah ditutup melemah 60 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp14.360 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.300 per dolar AS. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button