Ekonomi

Bea Cukai Dorong Ekspor di Bidang Cukai

“Pada kesempatan ini kami memberikan pemaparan terkait mengenai Laporan Penggunaan/ Persediaan Barang Kena Cukai Dengan Fasiltas Tidak Dipungut Cukai (LACK-1) dan Laporan Penggunaan Etil Alkohol Dengan Fasilitas Pembebasan Cukai Tanpa Melalui Proses Produksi Terpadu (LACK-4),” kata Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Blitar, Arintoko Dwi Wiharto dalam keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Sementara itu, Bea Cukai Kediri bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk mengadakan talkshow di Radio Suara Anjuk Ladang FM yang membahas cukai. Dalam acara tersebut, Andyk Budi selaku humas Bea Cukai Kediri menyatakan bahwa di 2020 bahwa sektor cukai masih menjadi salah satu sektor penerimaan terbesar.

“Dari penerimaan sebesar Rp176 triliun, 2 persen-nya dibagikan kepada provinsi penghasil cukai tembakau untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan barang kena cukai ilegal,” ujar Andyk.

Tidak hanya meningkatkan pemahaman para pelaku usaha di bidang cukai, Bea Cukai juga berupaya mendorong barang kena cukai yang diproduksi di dalam negeri dapat menembus pasar internasional. Hal ini yang dilakukan Bea Cukai Kudus lewat asistensi yang yang diberikan kepada PT Nojorono selaku pengusaha rokok yang berencana melakukan ekspor hasil produksinya.

“Sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional, Bea Cukai terus menggerakkan industri dalam negeri untuk meningkatkan produksi barang untuk diekspor. Tidak terkecuali untuk ekspor barang kena cukai (BKC). Tentunya, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan sebelum pengusaha melakukan ekspor BKC. Salah satunya ialah para pengusaha harus memahami tata laksana kepabeanan di bidang ekspor dan mekanisme perdagangan BKC yang akan di ekspor. Sebab, BKC ekspor memperoleh fasilitas tidak dipungut cukai,” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus, Dwi Prasetyo Rini. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button