Ekonomi

Tahun Ini Bea Cukai Gencarkan Program Gempur Rokok Ilegal

Operasi pasar serupa di wilayah provinsi Riau juga dilakukan Bea Cukai Bengkalis. Petugas mendatangi para penjual rokok eceran dan memeriksa apakah terdapat rokok ilegal di sana. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mendorong penjual rokok dan masyarakat untuk ikut serta berkomitmen memberantas peredaran rokok ilegal.

Sementara itu, di Sumatera Barat, Bea Cukai Telukbayur secara konsisten melancarkan program Gempur Rokok Ilegal. Dalam operasi pasar yang dilakukan selama tiga hari oleh petugas Bea Cukai Teluk Bayur, berhasil diamankan 36.520 batang rokok berbagai merk tanpa pita cukai atau dilekati pita cukai palsu.

“Perkiraan nilai barang menapai Rp37,24 juta dengan potensi kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp20 juta,” ungkap Hilman Satria, Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi terkait ciri-ciri rokok ilegal. Hal tersebut ditujukan agar masyarakat lebih paham akan dampak negatif dari rokok ilegal.

Bea Cukai Kudus dan Bea Cukai Malang sebagai unit yang mengawasi langsung di wilayah produksi rokok juga gencar melakukan program Gempur Rokok Ilegal. Bea Cukai Kudus melakukan tindakan represif lewat penindakan terhadap sebuah kendaraan yang disinyalir membawa rokok ilegal.

“Dari pengejaran yang dilakukan di wilayah Jalan Lingkar Timur, Mejobo, Kudus, petugas berhasil mengamankan kendaraan yang menjadi target operasi dan 336.000 batang rokok ilegal dengan nilai mencapai Rp342,7 juta yang diangkut di dalamnya. Petugas juga mengamankan sopir berinisial AA (36) dan kernet berinisial AVV (29),” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo.

Sementara itu, Bea Cukai Malang menyuluhkan operasi pasar di Kecamatan Sumberpucung, Kromengan, dan Kabupaten Malang. Dalam penyuluhan ini, petugas memberikan penjelasan dan pemahaman kepada para pemilik toko terkait larangan jual beli rokok ilegal dan menghimbau untuk tidak menerima tawaran dari sales-sales nakal yang menawarkan rokok ilegal dengan iming-iming harga yang murah.

“Edukasi terkait rokok ilegal sangat penting untuk kami sampaikan kepada para pedagang, berbekal pemahaman tersebut diharapkan para pedagang juga turut menyebarkan informasi kepada para calon pembeli sehingga dapat meminimalisir peredaran rokok ilegal,” ujar Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Santje Asbay. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button