Nasional

Duh Ratusan Pemda Keluhkan Dana Bagi Hasil Migas. Ada Apa?

INDOPOSCO.ID – Sekitar ratusan pemerintah daerah (pemda) mengeluhkan dana bagi hasil pengelolaan minyak dan gas bumi (migas). “Masalah keadilan terasa dalam urusan dana bagi hasil migas yang masih tidak lancar, tidak jelas, dan sebagainya,” kata Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Ridwan Kamil (RK) dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Senin (5/4/2021).

Kang Emil, sapannya mengatakan, dari seratusan daerah penghasil migas di Indonesia hanya dua daerah yang berhasil mendapatkan dana bagi hasil, yaitu Jawa Barat dan Kalimantan Timur.

Sementara daerah lain masih mengalami kesulitan karena harus menghadapi benteng administrasi yang sangat formal berupa kegiatan surat menyurat.

“Kami bisa mendapatkan sekitar USD 20 juta per tahun karena berhasil menggedor pintu Kementerian ESDM, sehingga kami bisa memanfaatkan dana langsung itu untuk kesejahteraan rakyat,” papar pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Lebih lanjut dia juga menyampaikan bahwa ratusan pemda mengalami frustrasi karena organisasi-organisasi produksi minyak dan gas bumi ingin menghilangkan Participating Interest sebesar 10 persen.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button