Internasional

Dubes Myanmar Desak PBB untuk Hentikan Kudeta Militer

INDOPOSCO.ID – ​​​​​​Duta Besar Myanmar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kyaw Moe Tun mendesak organisasi itu untuk menggunakan “segala cara yang diperlukan” untuk mengambil tindakan terhadap militer dan “untuk memberikan keselamatan dan keamanan bagi rakyat”.

Pernyataan yang disampaikan Kyaw Moe Tun di hadapan Majelis Umum PBB di New York pada Jumat (26/2/2021) itu merupakan seruan yang mengejutkan atas nama pemerintah Myanmar yang digulingkan, saat polisi menindak pengunjuk rasa anti junta.

“Kami membutuhkan tindak lanjut sekuat mungkin dari komunitas internasional untuk segera mengakhiri kudeta militer, untuk berhenti menindas orang-orang yang tidak bersalah, dan untuk memulihkan demokrasi,” kata dia kepada 193 anggota Majelis Umum PBB.

Menerima tepuk tangan dari anggota Majelis Umum, Kyaw Moe Tun tampak emosional saat membaca pernyataan atas nama sekelompok politisi terpilih yang mewakili pemerintah yang sah dan dipimpin Aung San Suu Kyi.

Menyampaikan kata-kata terakhirnya dalam bahasa Burma, diplomat karir itu mengangkat hormat tiga jari dari pengunjuk rasa pro demokrasi dan mengumumkan “tujuan kita akan terwujud”.

Para penentang kudeta memuji Kyaw Moe Tun sebagai pahlawan dan membanjiri media sosial dengan pesan terima kasih.

“Rakyat akan menang dan junta yang terobsesi dengan kekuasaan akan jatuh,” tulis salah satu pemimpin protes, Ei Thinzar Maung, di Facebook.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button