Nusantara

DPRD Kulon Progo Minta Adakan PTM

INDOPOSCO.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendesak pemerintah setempat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas supaya siswa tidak tertinggal secara intelektual dan budaya.

Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Istana di Kulon Progo, Minggu mengatakan setiap kali Komisi IV rapat kerja dengan dinas pendidikan, pemuda dan olahraga (disdikpora), selalu mengingatkan bahwa masa pandemi Covid-19 ini, jangan sampai menurunkan semangat memberikan bekal pendidikan kepada anak didik dan memastikan anak didik mendapat transformasi ilmu pengetahuan.

“Belajar dari rumah (BDR) yang diterapkan selama pandemi Covid-19 banyak dikeluhkan oleh ibu-ibu rumah tangga. Setelah ekonomi keluarga goncang akibat pandemi, ditambah beban lagi mendampingi anak-anak BDR. Sementara kemampuan ibu-ibu rumah tangga dalam mendampingi anak sangat minim,” kata Istana.

Menurut dia, solusi yang tepat mengatasi masalah pendidikan ini adalah luring, yakni bentuk belajar yang dilaksanakan dengan pertemuan fisik secara langsung tanpa bantuan teknologi internet untuk komunikasi. Luring ini bisa dilaksanakan dengan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

“Kami terus mendorong pelaksanaan luring. Saat ini, seluruh guru di semua jenjang pendidikan di Kulon Progo sudah 100 persen mendapat vaksin, sehingga tidak ada kendala bila dilaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button