Nusantara

DPRD Jatim Minta Vaksinasi Dilakukan Berbasis Keluarga

INDOPOSCO.ID – Penyebaran Covid-19 yang semakin meluas, menjadi atensi bersama. Sebab corona menjadi ancaman yang serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ditambah, tidak sedikit masyarakat telah meninggal akibat terpapar Covid-19. Bahkan, anak-anak banyak yang terjangkit.

Pemerintah hingga kini masih berupaya melakukan pencegahan penularan corona. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi massal dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim), Kusnadi meminta pelayanan vaksinasi harus berbasis keluarga. Sebab, keluarga sudah menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Dari data yang dilaporkan, peningkatan kasus Covid-19 di Jatim itu terbanyak berasal dari klaster keluarga, sehingga kasus pada anak-anak juga meningkat. Makanya kami minta vaksinasi Covid-19 juga diubah berbasis keluarga bukan lagi personal agar bisa menyelamatkan generasi bangsa,” katanya, Minggu (25/7/2021).

Ia mengaku sedih lantaran banyak anak-anak yang menjadi korban terpapar Covid-19. Bahkan tidak sedikit anak harus rela menyandang status yatim atau piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

“Mungkin saat ada anggota keluarga lagi isoman atau OTG tak menyadari, sehingga menular ke seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak ikut terpapar Covid-19. Makanya vaksinasi perlu dilakukan berbasis keluarga supaya anak-anak terlindungi,” ungkapnya.

Menurutnya, tingkat kerentanan anak-anak juga akan semakin besar, jika proses pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai.

“Mumpung PTM belum dimulai, langkah pemerintah meningkatkan kekebalan masyarakat harus tepat sasaran yakni vaksinasi berbasis keluarga,” pungkasnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button