Headline

DPR Minta Penanganan Limbah B3 Infeksius Covid-19 Serahkan ke Tiap Daerah

INDOPOSCO.ID – Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) infeksius Covid-19 menjadi masalah serius penanganan pandemi di sektor hilir. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar Darul Sika menuturkan, selama pandemi lebih dari satu tahun pemerintah belum pernah membahas penanganan Covid-19 pada hilir, terutama pengelolaan limbah B3 infeksus Covid-19.

“Selama ini pemerintah belum pernah membahas bagaimana penanganan limbah B3 infeksius Covid-19. Mereka lebih banyak membahas bagaimana penanganan pasien di rumah sakit (RS) dan pasien yang melakukan isolasi mandiri (Isoman),” ujar Darul Sika melalui gawai, Kamis (28/7/2021).

Pemerintah lebih banyak memenuhi obat dan oksigen hingga pemenuhan makanan bagi mereka yang melakukan Isoman. Penanganan limbah B3 infeksius Covid-19 yang sudah darurat saat ini, menurutnya, harus mendapat perhatian serius.

“Limbah ini kan ada di tiap daerah. Jadi penanganannya harus diserahkan kepada pemerintah daerah (Pemda). Tujuannya agar penanganan ini lebih serius. Mau melibatkan swasta atau tidak sebaiknya tidak bisa dibuat kebijakan secara menyeluruh,” terangnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button