Nasional

DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario Pemilu Jika Pandemi Belum Berakhir

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat skenario antisipatif apabila pandemi Covid-19 belum usai saat jadwal serta tahapan Pemilu 2024.

“Kita semua pasti berharap pandemi Covid-19 dapat selesai secepatnya. Akan tetapi pelaksanaan jadwal tahapan Pemilu 2024 perlu disiapkan skenario antisipatif apabila pendemi tidak juga selesai,” tutur Luqman seperti dikutip Antara, Kamis (12/8/2021).

Ia menilai ada beberapa hal yang harus diperhatikan KPU. Pertama, KPU serta Bawaslu harus membuat prosedur operasi standar (SOP) dalam melaksanakan seluruh kegiatan berdasarkan aturan-aturan pembatasan serta protokol kesehatan.

Langkah itu, menurut dia, untuk mencegah jajaran KPU-Bawaslu dari bahaya Covid-19 serta perlu memastikan mitigasi resiko tertular Covid-19 yang perlu disiapkan secara matang.

Kedua, Luqman meminta KPU menyiapkan terobosan aturan pelaksanaan pemilu dengan pendekatan teknologi informasi, misalnya mencari celah di UU No 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu untuk bisa memanfaatkan teknologi informasi selaku pengganti kegiatan yang sebelumnya mengandalkan manusia.

“Mulai dari pendaftaran parpol, verifikasi, serta penetapan sebagai peserta pemilu, penetapan daftar pemilih, serta penghitungan suara hasil pemilu,” ucapnya.

Politisi PKB itu menjelaskan poin ketiga, KPU dapat mengambil inisiatif mengusulkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) kepada Presiden untuk mengubah beberapa pasal teknis yang menghambat.

Langkah itu, menurut dia, jika UU Pemilu tidak memberi celah yang cukup untuk pelaksanaan jadwal serta tahap Pemilu 2024 dalam situasi pandemi Covid-19.

“Usulan Perppu itu terkait mengubah beberapa artikel teknis seperti jadwal serta penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS),” tuturnya.

Luqman mengatakan Komisi II DPR akan melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) untuk menyusun jadwal rapat dengan para mitra kerja termasuk dengan penyelenggara pemilu terkait persiapan Pemilu 2024.

Menurut dia, rapim tersebut akan dilaksanakan setelah pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 yang akan dimulai pada 16 Agustus 2021. (mg2/wib)

Sponsored Content
Back to top button