Ekonomi

Dolar Terus Melemah di Asia, Investor Tunggu Ukuran Inflasi Utama AS

INDOPOSCO.ID – Dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah di perdagangan Asia pada Selasa (8/6) pagi, ketika investor menunggu data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini setelah data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan memadamkan ekspektasi pengurangan lebih awal stimulus Federal Reserve (Fed).

Euro dikutip pada 1,21915 dolar AS, memantul kembali dari level terendah tiga minggu di 1,2104 dolar AS yang ditetapkan pada Jumat (4/6), sementara dolar melemah menjadi 109,26 yen, kehilangan tenaga setelah mencapai level tertinggi dua bulan di 110,325 akhir pekan lalu.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya berdiri di 90,021, tidak jauh dari 89,533, terendah 4,5 bulan yang disentuh akhir bulan lalu.

“Bukan karena angka penggajian lemah. Tetapi karena begitu banyak ekspektasi telah dibangun sebelumnya, dolar mengalami sedikit kemunduran,” kata Ahli Strategi Mata Uang Senior Barclays, Shinichiro Kadota, dikutip dari Antara.

Data pekerjaan pada Jumat (4/6/2021), yang menunjukkan angka penggajian (payrolls) nonpertanian AS meningkat 559 ribu pada Mei, 90 ribu pekerjaan lebih rendah dari ekspektasi.

Data membantu menempatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS di dekat posisi terendah baru-baru ini, membebani dolar, sementara investor sekarang melihat data harga konsumen pada Kamis (10/6/2021) untuk arah baru.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button