Nasional

Dokter Lois Tersangka, Dokter Tirta Minta Pemerintah Berantas Hoaks Sampai Akarnya

INDOPOSCO.ID – Kontroversi dr. Lois Owien yang menyebut Covid-19 bukan virus, hingga pasien meninggal karena interaksi antar obat membuatnya ditetapkan jadi tersangka.

Pernyataan dr. Lois kemudian dianggap menyebarkan informasi atau berita hoaks sehingga menjadi tersangka kasus hoaks dan terancam 10 tahun penjara.

Dokter Tirta Mandira Hudhi menyatakan, bahwa kabar bohong atau hoaks tak bisa dipercaya. Termasuk pernyataan kontroversi dokter Lois. Karena ditegaskannya Covid-19 itu ada.

“Hoaks adalah hoaks. Covid itu ada” kata dokter Tirta melalui akun Instagram @dr.tirta, Selasa (13/7/2021).

Berkaca dari kasus tersebut, Tirta mengatakan bahwa masih banyak kabar bohong yang bertebaran dan harus diselesaikan atau diberantas hingga ke ‘akarnya’.

“PR masih banyak, berantas hoaks belum selesai. Harus sampai akarnya,” ujar pria lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Gerak cepat kepolisian mengusut kasus hoaks dr. Lois, membuatnya menyampaikan terima kasih. Dokter Tirta sendiri menjadi saksi ahli dalam persoalan tersebut.

Ia dimintai pandangan perihal narasi-narasi yang dinyatakan dr Lois lewat media sosialnya. Sejumlah perwakilan dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lain turut dimintai keterangan oleh polisi.

“Terimaksih POLRI! Salam Presisi. Terimaksih @poldametrojaya @bareskrim.polri @ikatandokterindonesia dan semua pihak yang telah mendukung,” ucap dr. Tirta.

Polisi menangkap dr Lois pada Minggu (11/7) kemarin. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengungkap, dr Lois ditangkap atas penyebaran berita hoaks dan membuat keonaran.

“Dokter L telah menyebarkan berita bohong dan atau menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja,” kata Ahmad Ramadhan pada, Senin (12/7/2021). (dan)

Sponsored Content
Back to top button