Disway

Satindra

Apakah virus itu sekarang masih ada?

”Masih. Karena tidak pernah ditangani dengan tuntas.”

Saya tidak perlu menjelaskan siapa yang menjawab pertanyaan-pertanyaan saya itu. Anda sudah tahu: drh Indro Cahyono. Alias Indro Cuci Hidung. Atau Indro Protokol Rakyat.

Berita Terkait

Yang menarik, Indro ternyata menganut pemikiran bahwa indra manusia itu ada enam. Bukan lima. Pancaindra itu kurang lengkap. Harus ditambah pemikiran.

Apakah adanya ajaran pancaindra itu yang menyebabkan kita kurang berpikir?

”Pemikiran itu mutlak ada karena diciptakan Tuhan, Pak. Tinggal manusianya mau memakai atau tidak.”

Tidak hanya itu. Di antara indra yang kita punya itu pun penggunaannya kurang dibuat seimbang.

”Kita terlalu mengandalkan indra penglihatan. Akibatnya, kita terlalu terpengaruh pada pesan visual.”

Di antara enam indra itu, seharusnya, indra penciuman yang diutamakan.

”Penciuman yang bisa memilah mana yang tipuan dan mana yang benar. Mana yang bahaya dan mana yang aman. Seperti pada hewan.”

Menurut Indro, kalau manusia lebih banyak menggunakan penciuman, manusia itu lebih sulit untuk bisa di-PHP. (*)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Rapper Jangkung

rid kc

Enak hidup di negara agraris seperti Indonesia. Walaupun kondisi ekonomi pas-pasan bahkan kurang kebahagiaan tetap nomor satu. Pepatah Jawa mengatakan makan tidak makan yang penting kumpul. Karena kumpulan itu membuat kita bahagia. Ketika berkumpul kita bisa menceritakan apapun bahkan bersenda gurau sehingga beban masalah kita berkurang ketika kita sudah berkumpul. Itulah sejatinya pentingnya perkumpulan. Nongkrong di pinggir jalan, nongkrong sambil ngopi di angkringan membuat beban kita berkurang.

herry isnurdono

Abah DI lagi2 menulis kekerasan bersenjata api di USA. Saya yakin andapun pasti tahu, ini bukan yang terakhir. Pasti. Saya sarankan Abah DI latihan menembak. Entah di klub Perbakin atau di instansi militer. Minimal tersalurkan hobby pegang senjata. Biar tidak kalah dengan pelaku di USA. Minimal hasrat menghabiskan peluru dan membidik target sasaran. Atau kalau mau coba main game perang-perangan. Pasti akan tersalur naluri koboi2 an nya he……he……he…….dor…….dor…….dor…………

Harun Purnomo

Buka lewat browser Brave bebas iklan tapi tidak bisa log in. Pasang adblock bebas iklan juga tapi juga tidak bisa log in. Ya sudah terpaksa baca iklan berbonus Disway.Asal hati-hati saat scroll agar tautan semacam Otong 10 cm atau Aplikasi video vokyeh wik wik tidak terbuka.

Atra kosmetik

Hmmmm… Sudah kuduga. Bersyukur di Indonesia, yg bawa sajam aja kena hukuman, apalagi yg senpi. Negeri aman loh jinawi, walau harga2 kena inflasi tinggi, Yg penting bisa ngopi, dan baca Disway tiap pagi.

ari widodo

Tetap bersyukur kita hidup di Indonesia, walaupun hidup dengan penuh tantangan dan keterbatasan secara ekonomi apalagi kalau dibanding dengan negara-negara kaya, setidaknya kita masih berbangga kita masih mempunyai satu hal yang mereka (WN amerika) tidak miliki yaitu rasa aman.

LiangYangAn 梁楊安

I admire your excellent knowledge and understanding of various scriptures Mr. Pryadi Satriana. Injil Lukas 17:33 hanyalah salah satu dari 18 ayat dalam konteks “Kedatangan Kerajaan Allah” dimulai dari ayat ke-20 hingga ayat ke-37 (Injil Lukas 17:20-37). Saya sangat yakin Robert Bobby Crimo III memahami betul konteks tersebut, karena untuk sampai pada pengajaran tersebut, pasti Bobby sering membaca/mempelajari Alkitab (Injil), sebelum sampai pada pengajaran tentang Kedatangan Kerajaan Allah tersebut ada banyak pengajaran yang lainnya. Dan dengan hanya mengutip satu ayat saja (juga hanya sepenggal) dari konteks tersebut, “and whoever loses his life will preserve it” secara psikologis jelas sekali ada unsur kesengajaan dengan niatan tertentu yang kemungkinan besar disebabkan oleh faktor gangguan kejiwaan. Selengkapnya Injil Lukas 17:33 Whoever seeks to save his life will lose it, and whoever loses his life will preserve it. “Setiap orang yang berusaha menyelamatkan nyawanya tetap akan mati. Tetapi setiap orang yang mengurbankan nyawanya karena mengikut Allah, dia akan memperoleh hidup kekal.”

azid lim

Saya sebenarnya juga mau nanya Pak DI kenapa tidak nulis kasus anak Kiai Jombang …kalo ditulis kasus ini bisa berjilid2 dan lebih berimbang tapi beliau memilih untuk pura2 tidak tau atau ngak berani …ngak tau juga..perasaan saya tidak akan ditulis kasus ini

Jimmy Marta

Jelas si crimo ini orang yg kurang mendapat perhatian. Kurang kasih sayang. Sangat banyak yg begini dinegara individualis tinggi spt us ini. Anak yg sudah dewasa harus hidup terpisah dr ortu. Ada positifnya hidup terpisah itu. Anak menjadi cepat mandiri. Namun tanpa pengawasan itu seringnya anak mencari bentuknya sendiri. Beruntung yg bergaul dg lingkungan positif. Punya teman baik atau pacar yg perhatian. Si crimo tdk dpt itu. Sudah mencipta lagu bahkan menjadi rapper. Namun jiwa nya masih kosong. Imajinasi nya liar. Sudah menyasar kerumunan dg 60 peluru, masih juga mencari sasaran lain… Mungkin ia perlu juga ganti nama. Cari yg jauh dari crim e itu..

Mbah Mars

Bunyi letusan senjata api kok bang,bang,bang sih ? Malah mirip anak-anak yang lari mengejar tukang bakso. Bang…bang…bang bakso. Beliiii!

Pryadi Satriana

Itu ‘tiruan bunyi’ (onomatope) untuk ‘dor … dor… dor…’ dalam bahasa Indonesia. ‘Tiruan bunyi’ utk ayam jantan yg berkokok dalam bhs Indonesia adalah ‘kukuruyuk’, dalam bahasa2 lain sebagai berikut. Belanda: ‘kukeleku’ Perancis: ‘cocorico’ Rumania: ‘cucurigu’ Jerman: ‘kikeriki’ Italia: ‘chicchirichi’ Spanyol: ‘quiquiriqui’ China: ‘gue-gue’ Jepang: ‘kou-kou-kou-kou’ Rusia: ‘kou-ka-re-kou’ Filipina: ‘tiktila-ok’ Inggris: ‘cock-a-doodle-doo’ Sekian. Salam. Rahayu.

Pryadi Satriana

Jurnalis beneran vs jurnalis comberan. Jurnalis itu profesi terhormat. Mulia. Mengapa? Dibaca banyak orang. Membentuk opini publik. “Suara” jurnalis ‘melampaui’ gedung DPR/MPR, pesantren, sekolah/universitas, dan tempat2 ibadah. Diakses & ‘didengar’ banyak orang – ratusan ribu atau bahkan jutaan – secara ‘instant’ & ‘real-time’. Sangat strategis! Saya paham Disway itu ‘blog’-nya Dahlan Iskan. Iya … Dahlan Iskan yg jurnalis itu. Bukan yg lain, misalkan ada. Sy sering kritik Pak DI, sering ‘nylekit’, ‘pedes’, ‘ndhak tahu sopan santun’, ‘kasar’, dsb. Bagi saya sederhana kok: kalau ndhak ada yg bisa dikritik, ya saya ndhak akan kritik. Sy rasa Abah paham, kritikan – apa pun bentuk & caranya – tetap diperlukan, utk ‘progress’ yg lebih baik. Kritik saya hari ini sangat keras, krn Abah ‘dhak peka isu sosial di sekitar kita’ atau ‘maunya main aman aja’. Saya jadi perlu mengingatkan, jurnalis beneran itu punya visi & misi, punya integritas, siap ‘bertentangan’ dg penguasa demi prinsip2 kebenaran & kemanusiaan. Jurnalis yg ndhak peka isu sosial terkini & mengorbankan integritas demi popularitas sy sebut ‘jurnalis comberan.’ Hari ini Abah saya sebut ‘jurnalis comberan’ – sdh tahu ‘Itu2 lagi’ tapi terus aja ditulis krn ‘Apa boleh buat’ – supaya besok & seterusnya Abah jadi jurnalis beneran, yg tidak lagi “setengah-setengah”. Semoga. Salam. Salaam. Shalom. Rahayu.

Agus Suryono

INI HANYA DUGAAN ORANG INDONESIA.. Seringnya terjadi penembakan dengan senjata api di US oleh anak-anak disebabkan oleh.. 1. Sisa-sisa warisan budaya “wild wild west”.. 2. Film-film Hollywood tentang kepahlawanan dan jagoannya yang memakai senjata api. Dan sangat trampil memainkannya. Plus tidak pernah kalah. 3. Undang-undang negara bagian dan federal yang memperbolehkannya.. #Semoga benar. Kalau benar, ya tinggal solusinya mengikuti root cause nya..

Liam Then

Buat pembaca Disway yang developer app android. Ini ada ide Jaman sekarang yang makin terbuka, orang posting status dimana-mana di aplikasi media sosial. Bagaimana kalau bikin kebalikannya. Aplikasi android dan iphone yang menghubungkan orang secara random secara acak. Fitur terbagi dua . Pendengar dan pencurhat. Lebih lanjut lagi ada fitur pendengar populer boleh mengajukan permintaan untuk di bayar ,jasa dengar keluh kesah. Siapa tau aja moncer di App store. App khusus untuk orang keluh kesah dan orang kepo. Kwkwkwk.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button