Disway

Mendung Tebal

Di media2 banyak betebaran poto Jokowi- Putin, yang sama-sama sumringah, tersenyum indah, cair dan hangat, begitulah poto itu menggambarkan, Beda sekali dg ekspresi Jokowi-Zelensky, “Dingin” kaku, terlihat zelensky penuh was-was, banyak tekanan, kalut. Apakah hanya saya yg merasa ketiga tokoh itu berbeda dalam ekspresinya?

Vaksin Bucin

Dulu indonesia pernah saat timor2 mau bergabung ke Indonesia, atau saat irian mau bergabung ke Indonesia. Penuh perjuangan, meski timor2 lepas, dan Irian yang diliputi konflik sampai saat ini. Pemekaran wilayah di irian bisa di salah artikan sebagai divided et empera. Seperti ketika belanda memecah yogya dan solo pakai perjanjian giyanti. Pro Solo mengatakan “jogja orangnya ga mau diajak maju,” pro jogja “memegang teguh tradisi”. Saat ini yang punya wilayah istimewa malah yogyakarta.

Berita Terkait

alasroban

Kurang lebih yang akan di sampaikan PJ ke Putin sbb: “Tin, gara-gara kalian berdua baku hantam tak selesai-selesai, Rakyatku yang posisinya nun jauh di asia tenggara sana ikut menderita – sengaja pake R besar. Bapak-bapak antri solar & pertalite, Emak-emak antri migor. Ada juga bapak dan emak antri bayar migor di depan kasir seakan tak saling mengenal. Anak-anak mereka yang lulus sekolah antri cari lowongan pekerjaan. Lutfi ku pecat biar pantes. Agar sedikit menghibur Rakyatku yang menderita. Sudahlah akhiri perangnya. Ini undangan G20, Besok datang ya ?” Mudah-mudahan Putin menjawab “baiklah”.

hadi sutrisno

Bismillah….mugo mugo Pak Jokowi Budhal Slamet , Moleh Slamet… Sluman Slumun Slamet

herry isnurdono

Akhirnya Abah DI menulis Jokowi bertemu dengan Putin, dan Presiden Ukraina. Eropa dan USA harus berterimakasih kepada Jokowi. Putin hanya mendengar Jokowi. Jika perang bisa didamaikan, dunia pun akan berterima kasih. Krisis pangan dan energi, kemungkinan akan teratasi. Semua negara terdampak adanya perang Rusia dan Ukraina. Indonesia bangga punya Jokowi. Presiden USA Bidden ternyata tidak bisa menghentikan perang tersebut.

Mbah Mars

Mbah Koplak: “Assalamu’alaikum Dzhabrik, prosnis`! Uzhe polden” Jabrik:”Wa’alaikumussalam. Ne spal s pyati chasov dedushka” Mbah Koplak: “Vy uzhe chitali Disway ? Jabrik:”Uzhe dedushka. Mister Dzhokovi voskhititelen” Mbah Koplak: Indoneziyskiy narod dolzhen gordit`sya” Jabrik:”Da dedushka. Mister Dzhokovi tozhe vstretritsya s Putinym” Mbah Koplak:”Udachi, Brik” Jabrik:”Amien. S nadezhdoy, dedushka”

Nurkholis Marwanto

Sulit mendamaikan ke dua blok. Kalau kepentingannya sama-sama tidak terpenuhi. Rusia ingin keamanan dari ekspansi NATO, membela RAS dan bisnisnya. Ukraina tidak mau kehilangan wilayahnya, ingin mendekat barat. Indonesia juga harus melihat kepentingan strategisnya sendiri. Harus realistis. Membuat kesepakatan bisnis sebanyak-banyaknya dengan Rusia perlu dicoba. Di tengah sanksi dari barat. Pasti Rusia mau, untuk mengurangi paparan sanksi dari barat Toh negara-negara BRICS sudah melakukan. Saat G 7 kolaps ekonominya, BRICS sebagai Lokomotiv baru. Unipolar sudah pasti akan runtuh. Dolar digerogoti Yuan. Rusia ada BRICS. Juga ancang-ancang membentuk G7nya sendiri: Rusia, Brazil, Meksiko, Tukiye, India, Indonesia dan Iran. Indonesia mau disisi mana. Kebijakan politik luar negeri boleh netral namun untuk urusan ekonomi yang penting rakyat sejahtera. Pak Jokowi sudah membuat sejarahnya sendiri. Selamat.

Agus Suryono

BUKAN KONGSO ADU JAGO.. Sebagai penonton awam di belakang kelir.. 1. Mengingat nama besar Uni Sovyet jaman perang dingin, tadinya sy membayamgkan Ukraina akan habis “dilumat” Rusia dalsm 2 hari. Atau 2 minggu. Atau 2 bulan. 2. Meskipun Rusia konsentrasi menggempur bagian timur Ukraina, saya membayangkan, istana Presiden Ukraina juga terkepung pasukan Rusia. Maka saya kaget saat Pak Jokowi memutuskan ke Ukraina. Ternyata presiden Ukraina masih bisa menemui pak Jokowi di istananya. 3. Saya juga membayangkan Rusia kayak Amerika cs saat menggempur Iraq, dan mengejar Sadam Husin. Ternyata tidak. 4. Saya juga kaget, ternyata Rusia tidak merusak rel kereta. Sehingga pak Jokowi bisa naik kereta sampai sekian jam di dalam wilayah Ukraina.. 5. Saya kepikiran tentang akhir perang nanti. Setelah sekian lama perang, mungkin Rusia sudah habis-habisan. Saat itulah Amerika dan NATO, gantian masuk Rusia. Mengejar Putin dan para Jendralnya. Ah.. Saya tidak bisa membayangkan akhirnya kayak apa. Mungkin akan banyak yang ditangkap dan diadili sebagai penjahat perang di Den Haag..? #Ternyata perang itu beda-beda. Gaya Amerika. Gaya Rusia…

bagus aryo sutikno

Andaikan… Ini mengandai-ngandai saja, ala2 orang panda. Andaikan p Lutfi ikut p Jokowi halan2 ke Ukraine, lalu ndak ikut lagi dan bermukim di Kiev u berjihad. Mungkin ending artikel hari ini nggak semenonjok terhadap p Lutfi. Be strong pak Lutfi

Alon Masz Eh

Tebakan saya nulis penembakan di New York, Ibu dengan kereta bayi. Cuman banyak yg protes dar der dor lagi. Harapan saya sih, nulis mie hongkong. Sapa tau lagi cari JUMBO dan dapatnya mie hongkong, bubur sama cakwe. Lanjut nyemil pao sm teh.

Wahyudi Kando

pak Jokowi memanng paling jago ambil dan lirik momentum untuk bs di beritakan. Itu sdh terlihat sejak pertama beliu maju pilpres 2014. Ada hasil at tidak dari momentum yg di ambil itu urusaan belakanngan. Saat ini beliu adl presiden asia pertama yg bs masuk negara perang dan bicara langsung dg presidennya

Muin TV

Rusia nyerang Ukraina, Rusia dikeluarkan dari Piala Dunia Qatar 2022. Israel nyerang Palestina, dia bisa ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia. Padahal, indonesia tak ada hubungan diplomatik. Kok bisa? Kata orang PSSI, jangan hubungkan olah raga dengan politik. Tau ah gelap.

alasroban

Itu semacam ungkapan emosional pak DI, Ketika sering ada yang mengoreksi nampaknya. Jadi di tulis anda sudah tahu, anda sudah melihat dll.

Dodik Wiratmojo

Semoga pak jokowi juga bisa mendamaikan papua, mendamaikan indonesia, hapus istilah kadrun vs cebong buzzer yang kelihatan sekali membenci muslim dan anda serta aparat hanya mendiamkan saja,jangan sampai indonesia seperti india, penjual golok bakal laris manis, jangan sampai terjadi, karena semua pasti ada puncaknya…pak harto juga pernah berkunjung ke medan konflik dikawal letjen syafrie syamsudin, pernah juga bersitegang dengan mossad, sama serunya

Edy Yanto

Rusia tidak takut dgn NATO G7 atau AS CS… karena anda juga sudah tempe..klau Rusia juga punya sekutu yg nama nya anda juga sudah tahu…G 1…yaitu pak seng..

Johannes Kitono

Ketika sebagai kader partai Presiden Jokowi duduk dihadapan Ketumnya yang diselengi selfie banyak komentar nyinyir. Now Presiden Jokowi duduk semeja baik dengan Zelenskyy maupun Putin. Benar benar setara layaknya tiga orang Presiden yang sedang berkuasa. Nah, kalau dianalisa dari gesture ketiga foto tsb. Anda pasti tahu siapa yang lebih dari ketiga Presiden itu.

Juve Zhang

Betul sekali dengan menggandeng Ukraina masuk NATO , moncong kelas Tomahawk saja sudah cukup mencapai Moskow. Ini artinya Rusia dalam jangkauan jarak tembak yg sangat dekat, sama artinya NATO menodong pistol di jidat Putin. Gak bisa apa apa kalau Ukraina gabung NATO. Sebuah perang” terpaksa” seperti yg dibilang Putin. Bagi Putin perang ini adalah Mati hidupnya Rusia. Diserang Napoleon, dan Hitler, membuat Rusia selalu waspada akan akal bulus orang asing. Sebuah bangsa Yg kuat secara militer akan mampu menghalau penerobos.

Liam Then

Penulis 150 buku, Prof Noam Chomsky menyebutkan perang di Ukraina adalah hasil provokasi Amerika. Akibat kebijakan ekspansif “ketua NATO” Amerika yang agresif menambah jumlah anggota. Amerika di sebut menerabas garis merah yang di buat Rusia atas Ukraina dan Georgia karena sangat ngotot mendorong proses keanggotaan Ukraina di aliansi NATO. Uniknya ,dikabarkan beberapa anggota NATO di Eropa – salah satu nya Jerman ,mem-veto masuknya Ukraina sebagai anggota. Disebutkan juga saat ini sensor ketat berita dan media tentang Rusia sedang terjadi di Amerika. Pemikiran rasional terkait perang Ukraina di tutupi dan di kondisikan tidak sampai ke Publik Amerika. Publik hanya di sapih berita berita sepihak yang mendukung kelanjutan perang di Ukraina. Di tambahkan oleh Sang Professor, hasil perang di Ukraina sudah jelas. Kehancuran Ukraina. Karena menurut nya upaya pelemahan Rusia lewat perang di Ukraina tak akan berhasil. Makin seru , Iran dan Argentina daftar untuk menjadi anggota BRICS , wadah kerjasama ekonomi Brasil,Rusia,India,China,Afrika Selatan. Bikin pengamat ekonomi pro dollar amerika ketar ketir. Baguslah Pak Jokowi ada usaha mendamaikan. Siapa tau Mr.Putin bisa ketempelan aura direstui alam yang di bawa Pak Jokowi. Sehingga merasa rindu damai. Dunia tenang.Ancaman krisis pangan jadi hilang.

AFC Ganbatte

Polandia Ukraina 12 jam naik kereta.. Sama dengan 12 jam naik mobil travel dari Kupang ke Dili Timor Leste… Melewati Atambua dll

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button