Disway

Merah Putih

Berburu ke padang datar Dapat rusa belang kaki Berguru kepalanya ajar Bagai bunga kembang tak jadi (Pantun di buku pelajaran SD jadul, selalu teringat, sarat makna). Naik kerbau di sawah pak camat Pak camat bersungut bawa cemeti Hari Rabu tetaplah semangat Tak semangat, yang penting ngopi (Pantun saya… hehehe)

C. Okie

Seorang penumpang baru turun dari pesawat terbang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, kebelet ingin pipis. Dia setengah berlari sambil menarik koper sampai ke dekat toilet, tapi pas mau masuk, dia ditahan oleh petugas penjaga toilet “Hey… He…he … tunggu dulu”, katanya. “Bawa tali panjat kelapa, Kelapa jatuh tidak berisi, Tak peduli kamu siapa, Kenapa kamu tidak permisi” Waduh rupanya penjaga toilet orang Melayu yang hobinya main pantun, Si penumpang buru-buru membalas. “Pohon keladi daunnya tipis, Tumbuh merana di samping pagar, Dari tadi aku menahan pipis Butuh ke toilet meski sebentar Penjaga toiletnya jadi sumringah “Wah, satu hobi pula kita nih…” katanya dengan logat melayu yang kental “Kemeja baru berbahan katun Baru dibeli di pasar raya Ternyata kamu pandai berpantun, Bolehlah pakai toilet sesukanya”. Si Penumpang segera bergegas menuju toilet, sudah tidak tahan… Eh belum sempat masuk dia sudah balik lagi ke penjaga toilet. “Anak kecil menonton kartun, Sambil nangis duduk di pelana Lama sekali kau ajak berpantun, Saya sudah pipis di celana”…

Berita Terkait

yohanes hansi

Ada yang bisa pantun pakai bahasa Inggris? Siapa tahu pantun bisa Go International, lalu bikin kontes. Indonesia jadi tuan rumah, duit masuk.. hehe..

Rikiplik

Milk from a cow Better drink right now Waiting trash now Jail aren’t so cow cool in now Wkwkwkwk…

Gambit H-1982

Catatan Editorial, di luar pantun pilihan Abah: # Sampai kemudian ada yang “menegur”: mana pantunnya. = Akan lebih greget jika intonasi finalnya tanda tanya (?). # Riau Kepulauan = Selera Abah, beda dengan “selera” Pak Rida yang sama seperti saya: Kepulauan Riau. # Ibarat ikan dan air, pantun adalah …. = Perumpamaan implisit, jika mau dieksplisitkan menjadi “Ibarat air bagi ikat, pantun adalah ….” # Tanjungpinang = Awalnya saya pikir dipisah yang tepat, tapi ternyata memang boleh ditulis begini. # Sehari hari = Bentuk ulang, perlu tanda hubung sebagai perekatnya. Sama seperti “ajuk-mengajuk”, “memanas-manaskan”, juga “berbalas-balas”. # Ada aturan, dan kaedahnya = Pakem KBBI: kaidah, dengan “i”. # Karya sastra yang demikian itu, menempatkan pantun …. = Antara Subjek dan Predikat, sejatinya tidak perlu dijeda (tanpa koma) walau agak panjang stuktur kalimatnya. # huruf rumi, arab, latin = Bagian nama diri, kapital semua. # bapak pantun melayu modern = Haqqul yaqin, ini termasuk nama diri yang mengacu ke satu orang: dikapitalkan lebih baik. # Sumbang kalau perkawinsn tidak ada tradisi berpantung. = Agak mengganggu keterbacaan salah tiknya, ada dalam satu kalimat soalnya. Sekian. Afwan. Semoga tidak ada salah kata lagi dari saya.

Axl ngix SUYOTO ARY FIANTO

Etan kali kulon kali Tengah tengah gunung merapi Biyen janji saiki janji Rakebukti malah gawe loro ati Nulise karo nangis ngantri minyak goreng kait esuk raentuk entuk Tambah tuek tambah susah

Er Gham

Percakapan Ibu dan Anak: Ibu: Buyung, cepat kemari. Ada petani bawa kenari. Buyung: Ini Buyung mau mandi. Biar dia bawa sendiri. Ibu: Eh, siapa suruh Kau berpantun.

Suprei Jaya Press Motor

Pak DI saya petani kecil didaerah saya untuk cari orang tanam padi aja sudah agak sulit dan rata rata umurnya sudah sepuh di tambah mencari pupuk subsidi harus pakai kartu pernah ngalami sinyalnya internet eror jadi tidak bisa.Saya coba coba buat alat perontok padi yang langsung bersih 90% sudah berhasil tinggal penyempurnaan di blower karena tempat saya ada lahan irigasi dan sawah tadah hujan yang mesin perontok padi yang combi tidak dapat masuk dan saya ingin buat alat tanam padi manual yang ditarik masih butuh dana untuk bikin mungkin kalau Pak DI tidak keberatan bisa membantu saya .terimakasih

pride

(D)isway ulang tahun keempat.

(I)sinya pantun bikin semangat.

(S)elalu menulis berita terhangat.

(W)alau kadang tulisan asal sempat.

(A)papun itu pembaca akan terpikat.

(Y)uuuk rame-rame ngucapin selamat.

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button