Nasional

Dirjen Dukcapil Jelaskan Data Penduduk Ganda pada Sidang MK

INDOPOSCO.ID – Data penduduk ganda dapat terjadi saat terdapat warga yang mengganti data tanggal lahir.

“Dalam KTP elektronik, nomor induk kependudukan (NIK) berlaku seumur hidup dan tidak dapat diubah. Namun, dalam praktiknya, banyak penduduk yang melakukan perbaikan tanggal lahir karena salah setelah dewasa, padahal NIK sudah dibuat,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh, dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada Nabire di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). Zudan memberikan keterangan secara daring, dikutip dari Antara.

Dengan membuat NIK lagi, kata dia, penduduk tersebut menimbulkan data ganda karena NIK dan tanggal lahir berubah, tetapi nama dan alamat sama dengan data yang telah tersimpan dalam sistem.

“Kalau NIK berbeda, data di belakangnya sama, inilah yang kemudian melahirkan data penduduk ganda,” tutur dia.

Selain itu, terkait daftar pemilih tetap di Nabire yang dipersoalkan, ia menuturkan penduduk Nabire hingga 30 Juni 2020 tercatat sebanyak 172.190 jiwa. Sebanyak 115.141 jiwa memiliki hak pilih karena berusia 17 tahun ke atas atau pernah menikah, bukan TNI dan Polri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button