Nusantara

Diduga Tertipu Investasi Emas Bodong, Warga Cilegon Lapor Polda Banten

INDOPOSCO.ID – Anjar Mei Triana, seorang warga Kota Cilegon, Banten melaporkan adanya dugaan investasi emas logam mulia bodong kepada Polda Banten, Jumat (11/6/2021).

Nasabah ivestasi bodong logam mulia yang berkedok perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berinisial PT AT merasa tertipu hingga Rp500 juta. Sebab, ada 35 nasabah lainnya yang dikoordinir olehnya. Pihak terlapor berinisial M selaku kepala Corporate and Investor Relationship PT AT.

“Investasi logam mulia bodong ini merekrut nasabah dengan sistem menanam modal awal sebesar Rp1 juta. kemudian akan mendapat keuntungan sebesar 10 persen atau bagi hasil pada 10 hari kerja. dan 25 persen pada 30 hari kerja serta setiap nasabah yang bisa membawa member baru juga akan mendapatkan bagi hasil sebesar 4 persen dari 10 persen yang di peroleh nasabah baru,” katanya saat ditemui, Jumat (11/6/2021).

Ia mengaku bergabung dengan ivestasi logam mulia PT AT pada Juni 2020. Pada saat itu, biaya akad sebesar Rp900 ribu dan betambah hingga Rp500 juta.

“Meski sempat mendapatkan bagi hasil sesuai dengan apa yang di sampaikan M, tapi investasi bodong setelah pembagian hasil berhenti semenjak Februari lalu,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekjen Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Iskad menyampaikan, bahwa laporan ivestasi bodong ini belum dapat di proses oleh Direskrimum Polda Banten.

“Karena terlapor M juga telah membuat laporan sebagai korban pada pusaran investasi bodong yang berkedok PT AT,” tuturnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button