Nusantara

Dianggap Provokator, Gubernur Pecat Empat Mantan Pejabat Dinkes Banten Sebagai ASN

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan memecat empat mantan pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka dianggap sebagai provokator drama pengunduran diri 20 pejabat Dinkes tempo hari.

Sementara, 16 mantan pejabat Dinkes Banten lainnya dinonjob dan disebar ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“4 yah, 4 orang. Dipecat aja kenapa? Ya mengundurkan diri. Dalang. Campur III dan IV, Sekdisnya,” katanya saat ditemui di Dinkes Banten, Senin (14/6/2021).

Ia menerangkan, PNS yang dinonjobkan akan dilakukan evaluasi kinerja selama tiga bulan sekali. Hal itu sebagai pengawasan disiplin dalam bekerja sebagai abdi negara.

“Nonjob, ada yang dipecat. Nonjob sampai dia ada jabatan lagi. Nonjob kan ada waktu, 3 bulan kita evaluasi, gimana kerjanya, disiplin nggak,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin menuturkan, empat mantan pejabat Dinkes Banten yang dipecat karena dianggap memobilisasi pegawai lainnya untuk ramai-ramai mengundurkan diri.

“Tadi sudah ditegaskan gubernur, 20 dari jabatan, 4 orang dari ASN. Pelanggarannya itu dianggap memobilisasi, mengajak orang lain, soal etika saja. Kalau mengundurkan diri boleh, tapi mengajak, memobilisasi nah itu yang tidak boleh melanggar etika,” tuturnya.

Namun pihaknya enggan menyebutkan nama-nama PNS yang telah dipecat tersebut. Alasannya, hal itu menyangkut nama baik orang.

“Nah itu menyangkut nama orang (yang dipecat). Eselon III dua, eselon IV dua. Ya tadi sudah dijelaskan (provokator). Hari ini juga (dipecat),” ungkapnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button