Headline

Densus 88 Sita Sejumlah Buku Jihad dan Serbuk Terkait Penangkapan Munarman

INDOPOSCO.ID – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan dan menyita sejumlag buku, handphone serta beberapa serbuk putih di kediaman Munarmandi Pamulang dan eks markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan.

Berdasarkan video yang beredar di kalangan wartawan, polisi menyita serbuk putih tersebut di markas FPI dan saat ini serbuk-serbuk itu tengah diperiksa oleh Tim Gegana Mabes Polri karena dicurigai sebagai bahan yang mudah meledak. Berdasarkan video itu, serbuk putih itu mengandung nitrat.

Kapolres Metro Jakpus Kombes Hengki Haryadi yang diwawancara Kompas TV mengakui bahwa petugas Densus 88 dan Gegana menyita sejumlah barang dari eks markas FPI di Petamburan. “Ada buku, baju, poster dan beberapa serbuk yang sedang diteliti. Buku-buku yang disita sebagian terkait dengan jihad,” katanya.

Hengki enggan merinci lebih jauh, dan menyatakan bahwa semua temuan tersebut akan dirilis oleh Polda Metro Jaya. “Nanti akan disampaikan dalam konpres di Polda,” katanya.

Sementara Kuasa hukum Munarman, Azis Yanuar membenarkan bahwa aparat Densus 88 telah melakukan penggeledahan terhadap kediaman kliennya dan eks markas FPI di Petamburan.

“Iya, tadi menyita telepon genggam dan sejumlah buku, di antaranya terkait dengan demokrasi serta syariat Islam. Ya, rumahnya sudah digeledah oleh polisi,” kata Azis seperti dikutip Antara.

Azis mengatakan bahwa penggeledahan itu berlangsung tidak lama setelah Munarman ditangkap. Namun Azis menyatakana sangat menyesalkan penggeledahan di eks markas FPI karena tak ada saksi dari pihak FPI.

Kuasa hukum Rizieq Shihab ini juga menyatakan bahwa sejak lama eks markas FPI itu tidak pernah dihuni dan dibiarkan kosong. “Sejak pembubaran kosong,” katanya.

Azis juga menolak terkait tudingan bahwa mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman terlibat dalam pembaiatan di Makassar. Sebab menurut keterangan Munarman, dirinya selama ini bahkan menjadi penceramah di kampus-kampus agar generasi muda tidak melakukan perlawanan terhadap negara. “Menurut Pak Munarman, beliau malah sering ceramah untuk mengajak kaum muda selalu melawan ketidakadilan dalam jalur konstitusional,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button