Nasional

Dear Milenial, Hindari Pinjol Abal-Abal

INDOPOSCO.ID – Keberadaan pinjaman online (pinjol) kian marak di tengah masyarakat. Jumlah penyelenggara pinjol terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tercatat 125 perusahaan hingga Juni 2021.

Namun, di luar sana masih banyak pinjol ilegal yang berkeliaran. Mereka memanfaatkan kesulitan keuangan masyarakat yang membutuhkan uang cepat untuk kebutuhannya.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kemenkominfo Septriana Tangkary mengatakan, salah satu ciri pinjol ilegal menawarkan pinjaman atau produknya melalui pesan singkat.

“Perlu diingat, pinjol legal dilarang melakukan pemasaran produk melalui SMS/WA tanpa persetujuan konsumen”, kata Septriana Tangkary di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Ia mengingatkan, jika masyarakat menerima pesan singkat penawaran pinjol ilegal langsung hapus dan blokir nomor tersebut.

Jangan klik tautan atau menghubungi kontak yang ada pada SMS/WA penawaran pinjol ilegal. “Selalu cek legalitas pinjol ke OJK sebelum mengajukan pinjaman!,” ujarnya.

Dewan Penasihat Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) A. Prasetyantoko menjelaskan, bahwa pelaku usaha pinjol harus dipastikan mempunyai code product of conduct yang seragam. Itu mencegah penipuan.

“Sanksi akan kami berikan jika ada anggota asosiasi berbuat ‘nakal’ kepada masyarakat, sanksi tersebut adalah anggota tersebut dapat kami keluarkan dari asosiasi,” terangnya. (dan)

Sponsored Content
Back to top button