Megapolitan

Dari 1,2 Juta Pengajuan STRP, 400 Ribu Ditolak

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 1.206.098 permohonan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), telah diterima Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sejak 5 hingga 14 Juli.

Kepala DPMPTSP Benni Agus Candra mengatakan, jumlah permohonan 1,2 juta itu diajukan secara kolektif oleh sejumlah perusahaan. Namun, hanya sekitar 790 ribu permohonan yang dikabulkan.

“Total 1.206.098 permohonan STRP untuk pekerja yang diajukan secara kolektif oleh perusahaan, dengan 794.476 STRP Pekerja diterbitkan,” kata Benni dalam keterangan, Rabu (14/7/2021).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 408.685 permohonan STRP ditolak, dan 2.937 permohonan lainnya masih dalam proses.

Berdasarkan data penanggung jawab perusahaan atau badan usaha, ada lima sektor terbanyak mengajukan STRP.

Pertama adalah sektor keuangan dan perbankan dengan jumlah 15.074 pengajuan. Kemudian sektor makanan dan minuman 11.916 pengajuan, sektor kesehatan 10.588 pengajuan.

Serta sektor logistik, transportasi dan distribusi 9.675 pengajuan, serta sektor teknologi informasi dan komunikasi sebanyak 9.450 pengajuan.

“Rekapitulasi data perusahaan yang mengajukan STRP, akan ditembuskan atau disampaikan secara berkala ke Dinas Teknis terkait, untuk dilakukan pengendalian dan pengawasan PPKM Darurat Covid-19 di Jakarta” tutur Benni.

Adapun 1.521 permohonan STRP perorangan kategori kebutuhan mendesak. Rinciannya, 680 permohonan kunjungan duka keluarga.

Selain itu, 553 permohonan untuk kunjungan keluarga sakit, dan 288 permohonan kepentingan mendesak ibu hamil dan persalinan. (dan)

Sponsored Content
Back to top button